Pemerintah Optimalkan Pemanfaatan Cadangan Pangan demi Jaga Stabilitas

  • 22 Jun 2026 22:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah mengoptimalkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) melalui program operasi pasar murah demi menjaga stabilitas daya beli masyarakat bawah.
  • Perum Bulog mengandalkan stok beras cadangan nasional yang berada dalam kondisi aman sebagai instrumen utama intervensi pasar darurat.
  • Manajemen penyimpanan beras di gudang-gudang logistik diperbarui dengan teknologi mutakhir guna mempertahankan kualitas mutu fisik komoditas.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah terus mengoptimalkan pemanfaatan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk memitigasi risiko gejolak inflasi menjelang paruh kedua tahun ini. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk perlindungan instan terhadap daya beli masyarakat bawah dari ancaman lonjakan harga pangan global.

Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy mengatakan, kuantitas stok CPP saat ini berada dalam kondisi yang sangat aman. Menurutnya, Perum Bulog selaku operator utama ditugaskan untuk segera menggelontorkan beras cadangan melalui program operasi pasar murah secara terjadwal.

"Pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan Cadangan Pangan Pemerintah untuk melakukan intervensi pasar. Penyaluran bantuan pangan dalam bentuk komoditas beras juga terus digulirkan kepada jutaan keluarga penerima manfaat di berbagai daerah," kata Sarwo dalam wawancara dengan RRI Pro3, Senin, 22 Juni 2026.

Ia megatakan, penggelontoran cadangan ini terbukti efektif dalam meredam aksi spekulasi yang kerap dilakukan oleh para mafia penimbun barang. Selain fokus pada komoditas beras, Bapanas juga mulai menghimpun cadangan untuk komoditas strategis lainnya seperti jagung dan kedelai.

Langkah penguatan stok multikomoditas ini bertujuan untuk melindungi keberlangsungan usaha para peternak dan perajin lokal di dalam negeri. Pemerintah juga mengalokasikan anggaran khusus guna memperbarui sistem manajemen penyimpanan beras di seluruh gudang Bulog nusantara.

Teknologi perawatan mutakhir diterapkan secara ketat agar mutu fisik beras cadangan tidak mengalami penurunan kualitas selama masa simpan. "Pemanfaatan Cadangan Pangan Pemerintah ini menjadi instrumen utama kami dalam menghadapi kondisi darurat," ucap Sarwoedi menambahkan argumentasi taktisnya.

Kesiapsiagaan cadangan nasional ini diproyeksikan mampu menopang kebutuhan konsumsi masyarakat apabila terjadi bencana alam yang tak terduga. Melalui kesiapan stok cadangan pangan yang kuat, Indonesia optimis dapat menjaga kedaulatan ekonominya dari tekanan eksternal.

"Sinergi lintas sektor akan terus diperkuat. Hal ini demi memastikan pengelolaan cadangan pangan nasional berjalan dengan prinsip transparan dan akuntabel," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....