Jember Didorong Jadi Lumbung Pangan Melalui MIRAVIS Duo

  • 20 Jun 2026 06:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Upaya memperkuat posisi Kabupaten Jember sebagai lumbung pangan nasional terus didorong melalui berbagai inovasi pertanian. Salah satunya melalui peluncuran fungisida MIRAVIS Duo® oleh Syngenta Indonesia di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Selasa, 17 Juni 2026.

Peluncuran tersebut menjadi yang ketiga di Pulau Jawa setelah sebelumnya diperkenalkan di Cilacap dan Karawang. Langkah itu merupakan bagian dari komitmen Syngenta menghadirkan solusi perlindungan tanaman yang efektif dan berkelanjutan bagi petani padi di Indonesia.

Kabupaten Jember dipilih karena memiliki peran strategis sebagai sentra produksi beras terbesar di kawasan Tapal Kuda. Di tingkat Jawa Timur, Jember masuk tiga besar daerah dengan luas panen terbesar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik per 2 Juni 2026, Kabupaten Jember menghasilkan 446.097 ton beras. Capaian tersebut didukung berbagai program pemerintah seperti optimalisasi lahan, irigasi perpompaan, subsidi pupuk, serta bantuan alat dan mesin pertanian.

Untuk mendukung peningkatan produktivitas, Syngenta menghadirkan MIRAVIS Duo® berbasis teknologi ADEPIDYN™. Produk ini dirancang memberikan perlindungan lebih efektif terhadap berbagai penyakit tanaman padi.

Fungisida tersebut bekerja cepat dengan kemampuan terserap merata ke seluruh jaringan tanaman dalam waktu enam jam. Perlindungan yang diberikan dapat bertahan hingga 14 hari.

Perlindungan yang konsisten membantu menghasilkan gabah yang sehat dan berkilau. Kondisi itu mencerminkan kualitas panen yang lebih baik dan bernilai ekonomi lebih tinggi.

MIRAVIS Duo® juga membantu menjaga kesehatan daun bendera yang berperan penting dalam proses fotosintesis. Daun yang lebih hijau dan bersih membuat tanaman memanfaatkan sinar matahari serta air secara lebih optimal.

Tanaman yang sehat dan terlindungi berkontribusi terhadap peningkatan hasil produksi. Petani juga memperoleh peluang mendapatkan panen lebih melimpah dengan kualitas gabah yang lebih baik.

Salah seorang petani padi di Kabupaten Jember, Irfan, mengaku merasakan manfaat penggunaan MIRAVIS Duo®. Menurutnya, berbagai penyakit tanaman selama ini menjadi ancaman terhadap produktivitas sawah.

“Dengan mengaplikasikan 300 mililiter per hektare pada masa keluar malai, tanaman padi saya gabahnya sehat dan berkilau, daun benderanya lebih hijau dan bersih, dan produksinya meningkat. Kalau tanaman sehat, tenang rasanya,” ujarnya.

Peluncuran MIRAVIS Duo® di Jember dihadiri sekitar 500 petani dari berbagai kecamatan. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan pemerintah daerah.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember, Moh. Djamil, mengapresiasi hadirnya inovasi tersebut. Menurutnya, teknologi pertanian menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas petani.

“Kami sangat mengapresiasi Syngenta yang telah menghadirkan inovasi yang luar biasa bagi petani. Semoga hadirnya inovasi ini membawa dampak signifikan bagi petani dan Kabupaten Jember,” katanya.

Djamil menambahkan, momentum tersebut sejalan dengan membaiknya Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah. Saat ini HPP mencapai Rp7.500 per kilogram, tertinggi sepanjang sejarah.

National Sales Head Syngenta Indonesia Fauzi Tubat mengatakan peningkatan produksi menjadi kunci peningkatan pendapatan petani. Karena itu, Syngenta terus menghadirkan berbagai inovasi yang berpihak pada petani.

Menurutnya, strategi petani MAJU yang dijalankan perusahaan bertujuan memaksimalkan keuntungan petani melalui inovasi, pertanian berkelanjutan, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Dengan strategi petani MAJU yang berpihak pada petani, Syngenta berupaya memaksimalkan keuntungan petani melalui inovasi-inovasi baru seperti MIRAVIS Duo® untuk memajukan pertanian Indonesia,” ujarnya.

Selain meluncurkan produk, Syngenta juga memberikan bantuan tas dan alat tulis kepada 20 anak petani berprestasi dari Pesantren Yayasan Al Mubarok, Jember. Dukungan tersebut diharapkan mendorong semangat belajar generasi penerus yang akan menjaga Jember sebagai salah satu pilar lumbung pangan nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....