OJK Ajak ASN Batang Ikut Menikmati Pertumbuhan Ekonomi lewat Pasar Modal
- 07 Okt 2026 14:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- OJK mendorong ASN Batang memanfaatkan pasar modal sebagai sarana investasi sekaligus ikut menikmati pertumbuhan ekonomi daerah.
- Investor pasar modal di Batang telah mencapai lebih dari 66 ribu SID, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
- Sebanyak 117 ASN Pemkab Batang membuka SID, sekaligus dilakukan pencanangan Galeri Investasi Pemerintah Kabupaten Batang.
RRI.CO.ID, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong ASN Kabupaten Batang memanfaatkan pasar modal sebagai sarana investasi. Langkah tersebut dinilai dapat membuat ASN ikut menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi daerah yang berkembang pesat.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Capital Market Goes to Office (CMGTO). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2026 di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Senin, 5 Oktober 2026.
Hasan mengatakan pertumbuhan ekonomi dan investasi di Batang membuka peluang masyarakat memperoleh manfaat dari perkembangan dunia usaha melalui pasar modal. Menurutnya, masyarakat tidak seharusnya hanya menyaksikan perusahaan tumbuh, tetapi juga dapat berpartisipasi sebagai investor.
“Jangan sampai pertumbuhan ekonomi yang luar biasa di sekitar kita hanya kita saksikan sebagai penonton. Pasar modal memberikan kesempatan kepada kita untuk menjadi bagian dari pertumbuhan tersebut,” ujar Hasan dalam keterangan tertulis pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Kabupaten Batang kini berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui dukungan Kawasan Industri Terpadu Batang. Pertumbuhan ekonomi Batang pada triwulan II 2026 mencapai 8,38 persen, sedangkan realisasi investasi semester I mencapai Rp3,88 triliun.
Sejalan dengan perkembangan tersebut, jumlah investor pasar modal di Jawa Tengah hingga Agustus 2026 mencapai 3,42 juta SID. Di Kabupaten Batang, jumlah investor telah mencapai lebih dari 66 ribu SID atau meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Hasan mengingatkan masyarakat membangun kebiasaan investasi secara bertahap, disiplin, dan berorientasi jangka panjang. Masyarakat juga perlu memahami tujuan investasi, profil risiko, serta karakteristik produk yang dipilih.
“Seperti Batik Rifaiyah yang dikerjakan titik demi titik, investasi membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan disiplin. Jangan mengejar keuntungan secara instan,” kata Hasan.
OJK juga mengingatkan masyarakat mewaspadai penawaran investasi palsu yang memanfaatkan teknologi digital, termasuk media sosial, WhatsApp, dan teknologi deepfake. Masyarakat diminta menerapkan prinsip Cek 2L, yaitu Legal dan Logis, sebelum memilih investasi.
Masyarakat juga diimbau menghindari penggunaan dana pinjaman untuk berinvestasi dan menggunakan dana yang memang dialokasikan untuk investasi. Pasar modal menyediakan instrumen seperti saham, obligasi dan sukuk, reksa dana, serta ETF dengan nominal investasi mulai Rp100 ribu.
Wakil Bupati Batang, Suyono, mengapresiasi pelaksanaan SEPMT 2026, khususnya CMGTO bagi ASN Kabupaten Batang. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat memperkuat pemahaman ASN mengenai investasi pasar modal sekaligus meningkatkan inklusi pasar modal di daerah.
“Jangan hanya mengejar keuntungan secara instan. Tetapi pahami juga risiko dan tujuan investasinya agar setiap keputusan keuangan dapat diambil secara lebih bijak,” kata Suyono.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 117 ASN Pemerintah Kabupaten Batang membuka Single Investor Identification (SID) melalui Perusahaan Efek. Kegiatan juga dirangkaikan dengan pencanangan Galeri Investasi Pemerintah Kabupaten Batang.
CMGTO Kabupaten Batang merupakan bagian dari rangkaian SEPMT 2026 di wilayah kerja Kantor OJK Tegal. Program tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat dan pemangku kepentingan pasar modal untuk memperluas akses serta meningkatkan pemahaman investasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....