Pemerintah Siapkan 200 Juta Rekening BRI dan BSI Bagi Warga Usia 17 Tahun

  • 09 Sep 2026 04:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah akan mempersiapkan penyediaan rekening bagi masyarakat melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI)
  • Penyediaan rekening ini ditujukan bagi masyarakat yang belum punya rekening di bank, dengan batas usia 17 tahun, jumlahnya mencapai 200 juta rekening
  • Dalam pelaksanaannya, pemerintah akan menggunakan data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil)

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah akan mempersiapkan penyediaan rekening bagi masyarakat melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Kebijakan ini bertujuan untuk memperluas kepemilikan rekening sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

"Penyediaan rekening ini ditujukan bagi masyarakat yang belum punya rekening di bank, dengan batas usia 17 tahun. Jumlahnya mencapai 200 juta rekening, yang disediakan otomatis," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, 8 September 2026.

Menurutnya, melalui kebijakan itu pemerintah ingin lebih meningkatkan inklusi dan literasi keuangan masyarakat. "Sehingga mereka memiliki akses sekaligus pemahaman dalam memanfaatkan layanan dan produk keuangan secara optimal," ucap Airlangga.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah akan menggunakan data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Data tersebut kemudian akan dipadankan dengan sistem yang tersedia di Bank Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan sistem pembayaran.

"Pemanfaatan integrasi data tersebut diharapkan dapat mendukung penyediaan layanan keuangan yang lebih tepat dan terjangkau bagi masyarakat," ujarnya. Pemerintah, lanjut Airlangga, juga akan memperkuat penggunaan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Integrasi rekening dengan sistem pembayaran digital tersebut, untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi sekaligus meningkatkan pemanfaatan layanan keuangan dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

"Dengan kepemilikan rekening yang semakin merata, berbagai program yang ditujukan kepada masyarakat nantinya dapat disalurkan secara lebih efektif. Yakni melalui rekening yang telah disiapkan bagi masyarakat," ujar Menko Airlangga menjelaskan.

Pemerintah akan melakukan koordinasi dan sinergi antarotoritas serta lembaga terkait. Sehingga program perluasan akses rekening, integrasi data, dan penguatan sistem pembayaran dapat berjalan secara efektif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....