IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.652

  • 07 Sep 2026 11:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • IHSG dibuka menguat ke level 6.652,091
  • Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksikan IHSG melemah terbatas.
  • Pasar mencermati data ekonomi domestik dan AS.

RRI.CO.ID, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka menguat pada perdagangan Senin, 7 September 2026. IHSG berada di level 6.652,09, naik sekitar 16 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu.

Pada perdagangan akhir pekan, IHSG ditutup melemah 0,47 persen ke level 6.636. Pelemahan tersebut turut diikuti aksi jual bersih investor asing sebesar Rp317,01 miliar.

Sejumlah saham menjadi sasaran aksi jual investor asing. Saham tersebut antara lain DSSA, ASII, BBCA, ANTM, dan ISAT.

Sementara itu, Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas memprakirakan IHSG berpotensi melemah terbatas. Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak pada level support 6.600 dan resistance 6.710.

“Berdasarkan analisa teknikal, IHSG hari berpotensi melemah terbatas. IHSG akan bergerak di level support 6.600 untuk level resistansi 6.710,” kata Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas.

Pelaku pasar domestik juga akan mencermati sejumlah data ekonomi yang dirilis Bank Indonesia pekan ini. Bank Indonesia dijadwalkan merilis data cadangan devisa pada Senin.

Sementara itu, data indeks keyakinan konsumen dijadwalkan dirilis pada Rabu. Data tersebut menjadi salah satu indikator yang akan dicermati pelaku pasar.

Dari pasar global, investor juga menantikan sejumlah data ekonomi Amerika Serikat. Salah satunya data Indeks Harga Produsen atau PPI yang diperkirakan meningkat secara bulanan maupun tahunan.

Selain PPI, pasar juga akan mencermati data inflasi Amerika Serikat yang dijadwalkan dirilis Jumat. Data inflasi menjadi salah satu indikator penting bagi The Fed dalam menentukan kebijakan suku bunga.

Tim Pilarmas memperkirakan inflasi Amerika Serikat masih bergerak naik. Namun, kenaikan tersebut diperkirakan masih berada dalam batas yang terbatas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....