Pagu Kemenperin 2027 Turun 19,51 Persen Jadi Rp2,01 Triliun
- 01 Sep 2026 08:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pagu Kemenperin 2027 turun 19,51 persen menjadi Rp2,01 triliun.
- Belanja pegawai mencapai Rp1,119 triliun, sehingga ruang belanja nonoperasional menjadi terbatas.
- Kemenperin mendapat pagu Rp1,58 triliun dari rupiah murni, Rp79,54 miliar PNBP, Rp315,69 miliar BLU, dan Rp34,63 miliar SBSN.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut pagu Kementerian Perindustrian 2027 turun sebesar 19,51 persen. Pagu tersebut sebesar Rp2,01 triliun atau turun Rp488,16 miliar dibandingkan pagu awal 2026.
Agus menyampaikan hal tersebut dalam pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) 2027 bersama Komisi VII DPR RI. Ia mencatat pagu Kementerian Perindustrian terus menurun sejak 2023.
“Pada tahun 2023 pagu Kementerian Perindustrian tercatat sebesar 4,53 triliun dan terus-menerus menurun hingga pada tahun 2026 tercatat 2,50 triliun. Dan pada tahun 2027 Kementerian Perindustrian memperoleh pagu sebesar 2,01 triliun atau turun 488,16 miliar,” ujar Agus di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026.
Di sisi lain, Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,8 persen. Pertumbuhan industri pengolahan ditargetkan mencapai 5,86 persen, dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 21,5 persen.
“Dalam RKP 2027 pertumbuhan ekonomi ditargetkan 5,8 persen. Sedangkan pertumbuhan industri pengolahan atau manufaktur ditargetkan 5,86 persen atau di atas target pertumbuhan ekonomi,” kata Agus.
Agus menyoroti porsi belanja operasional dasar yang cenderung meningkat, khususnya belanja pegawai dan kebutuhan operasional tugas serta fungsi. Kondisi tersebut membuat ruang anggaran untuk belanja nonoperasional menjadi terbatas.
“Porsi belanja operasional dasar khususnya belanja pegawai dan kebutuhan operasional pelaksanaan tugas dan fungsi cenderung meningkat. Konsekuensinya ruang anggaran untuk belanja non-operasional menjadi terbatas,” ucap Agus.
Untuk 2027, pagu Kementerian Perindustrian bersumber dari rupiah murni sebesar Rp1,58 triliun. Sumber lainnya berasal dari PNBP Rp79,54 miliar, BLU Rp315,69 miliar, dan SBSN Rp34,63 miliar.
“Pada tahun 2027 pagu anggaran Kementerian Perindustrian tidak mendapatkan alokasi tambahan atau masih sama dengan pagu indikatif tahun 2027. Di mana pagu anggaran bersumber dari rupiah murni sebesar 1,58 triliun,” ujar Agus.
Berdasarkan jenis belanja, alokasi tersebut terdiri atas belanja pegawai Rp1,119 triliun. Belanja operasional mencapai Rp354,42 miliar dan belanja nonoperasional sebesar Rp539,91 miliar.
Sementara berdasarkan program, pagu Kementerian Perindustrian terbagi dalam tiga program utama. Program dukungan manajemen Rp1,59 triliun, nilai tambah dan daya saing industri Rp297,31 miliar, pendidikan dan pelatihan vokasi Rp119,08 miliar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....