Syailendra Capital Perkuat Edukasi Investasi Emas Melalui ETF

  • 31 Agt 2026 15:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Syailendra Capital memperkuat edukasi masyarakat mengenai investasi emas melalui forum Gold 360°: One Asset, Four Perspectives. Kegiatan tersebut digelar setelah Syailendra Capital meluncurkan Reksa Dana Syariah Syailendra ETF Sharia Gold (XSGO).

Forum ini menghadirkan perspektif dari Manajer Investasi, Dealer Participant, serta Gold Provider & Custody. Pembahasan mencakup perkembangan pasar emas, faktor yang memengaruhi harga, metode investasi, serta mekanisme dan infrastruktur ETF emas.

Chief Executive Officer Syailendra Capital, Fajar R. Hidajat, mengatakan emas memiliki karakteristik berbeda dibandingkan aset investasi lainnya. Menurutnya, meski emas tidak memberikan imbal hasil secara langsung, aset tersebut dapat menjadi diversifier dalam portofolio.

"Saya berharap edukasi mengenai emas dapat membantu masyarakat memahami fungsi dan karakteristiknya dalam portofolio investasi. Emas juga menjadi salah satu aset yang diperhatikan investor di tengah dinamika ekonomi dan pasar global," ujar Fajar R. Hidajat dalam kutipan tertulis.

Emas dinilai mampu bertahan dalam sejumlah periode tekanan pasar, termasuk krisis keuangan global 2008 dan pandemi Covid-19. Meski demikian, harga emas tetap dapat mengalami fluktuasi sehingga investor perlu memahami risikonya.

Seiring perkembangan pasar modal, akses masyarakat terhadap emas kini semakin beragam, salah satunya melalui Exchange Traded Fund (ETF). Melalui ETF, investor dapat memperoleh eksposur terhadap emas melalui mekanisme perdagangan di pasar modal.

ETF merupakan reksa dana yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa. Melalui ETF, investor dapat memperoleh eksposur terhadap aset yang menjadi dasar investasi melalui mekanisme pasar modal.

"Investasi emas melalui ETF memberikan kemudahan bagi investor untuk memperoleh eksposur terhadap emas. ETF didukung infrastruktur pasar modal yang fleksibel, transparan, dan terstruktur," kata Fajar.

Aset fisik underlying memiliki standar kualitas dan kemurnian yang telah teruji serta tercatat melalui Electronic Gold Receipt (EGR). Unit ETF juga dapat diperdagangkan melalui perusahaan efek atau broker selama jam perdagangan bursa.

Mekanisme tersebut memberikan fleksibilitas kepada investor dalam melakukan transaksi sesuai harga pasar. Ekosistem ETF emas juga dirancang untuk memastikan emas fisik tersedia, tersimpan, dan terlindungi dalam sistem yang terkontrol.

Melalui kegiatan Gold 360°: One Asset, Four Perspectives, Syailendra Capital mendorong masyarakat memahami investasi emas secara lebih menyeluruh. Pemahaman tersebut mencakup pergerakan harga, cara mengakses emas, mekanisme transaksi, hingga infrastruktur yang mendukung emas fisik.

"Edukasi menjadi bagian penting dalam menghadirkan inovasi investasi agar masyarakat dapat mengambil keputusan secara lebih terinformasi. Syailendra Capital berkomitmen memperluas edukasi dan akses informasi mengenai emas sebagai salah satu pilihan diversifikasi portofolio," kata Fajar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....