OJK: Investor Asing Kembali Bukukan Net Buy Rp1,62 Triliun di Pasar Saham Juli 2026

  • 05 Agt 2026 11:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Investor asing kembali mencatat pembelian bersih sebesar Rp1,62 triliun sepanjang Juli 2026, seiring membaiknya sentimen pasar.
  • IHSG menguat 10,51 persen, sementara NAB reksa dana naik menjadi Rp663,26 triliun dan investor pasar modal mencapai 30,06 juta SID.
  • Penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp121,96 triliun, dengan 15 rencana penawaran umum masih berada dalam pipeline, termasuk tiga IPO.

RRI.CO.ID, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat investor asing kembali membukukan pembelian bersih di pasar saham Indonesia selama Juli 2026. Nilai dana asing yang masuk mencapai Rp1,62 triliun seiring membaiknya sentimen pasar.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan tekanan jual investor asing mulai berkurang. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung penguatan pasar saham domestik.

"Tekanan jual investor asing di pasar saham mulai mereda. Sepanjang Juli 2026 tercatat terjadi net buy asing sebesar Rp1,62 triliun," ujarnya dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK Juli 2026 di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026.

Masuknya dana asing turut mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada akhir Juli 2026. IHSG ditutup di level 6.236,13 atau naik 10,51 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Hasan menilai penguatan tersebut didukung membaiknya sentimen dari dalam maupun luar negeri. Likuiditas perdagangan juga meningkat, tercermin dari penyempitan rata-rata bid-ask spread menjadi 1,33 persen dari 1,75 persen pada Juni.

Selain pasar saham, industri pengelolaan investasi juga menunjukkan kinerja positif. Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana mencapai Rp663,26 triliun per 30 Juli 2026 atau tumbuh 1,59 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Investor reksa dana juga mencatatkan net subscription sebesar Rp3,43 triliun sepanjang Juli 2026. Secara kumulatif sejak awal tahun, dana masuk bersih mencapai Rp1,29 triliun.

OJK juga mencatat jumlah investor pasar modal terus bertambah. Hingga akhir Juli 2026, total investor mencapai 30,06 juta Single Investor Identification (SID) setelah bertambah sekitar 1,1 juta SID sepanjang bulan.

Di sisi penghimpunan dana, aktivitas pasar modal tetap berlangsung aktif dengan nilai mencapai Rp121,96 triliun hingga akhir Juli 2026. Saat ini, masih terdapat 15 rencana penawaran umum yang berada dalam antrean, termasuk tiga perusahaan yang bersiap melaksanakan IPO.

"Ada 15 rencana penawaran umum yang berada dalam antrean (pipeline), tiga di antaranya melalui IPO. Itu menunjukkan minat perusahaan untuk mencari pendanaan melalui pasar modal tetap tinggi," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....