Hari Ini Rupiah Dibuka Melemah, Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
- 04 Agt 2026 10:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Berdasarkan data Bloomberg, rupiah hari ini dibuka melemah 0,17 persen sehingga rupiah kembali ke posisi Rp18.027 per dolar AS
- Ketegangan Timur Tengah yang kembali meningkat dan berpotensi menaikkan kembali harga minyak, menjadi pemicu pelemahan rupiah hari ini
- Harga minyak dunia kembali menembus USD100 per barel
RRI.CO.ID, Jakarta - Nilai tukar rupiah berbalik melemah terhadap dolar AS setelah membuat, dua hari kemarin. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah hari ini dibuka melemah 0,17 persen sehingga rupiah kembali ke posisi Rp18.027 per dolar AS.
Pada penutupan perdagangan Senin kemarin, rupiah masih menguat 0,14 persen ke posisi Rp17.997 per dolar AS. Ketegangan Timur Tengah yang kembali meningkat dan berpotensi menaikkan kembali harga minyak, menjadi pemicu pelemahan rupiah hari ini.
"Meningkatnya kembali ketegangan geopolitik di Timur Tengah dapat mendorong harga minyak dunia kembali menembus USD100 per barel. Sehingga kami memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga kebijakannya dalam jangka pendek," kata Ekonom Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto, Selasa, 4 Agustus 2026.
Menurutnya, BI punya ruang untuk satu kali kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) tahun ini. "Apabila tekanan inflasi dan volatilitas Rupiah semakin meningkat," ucap Rully.
Ia memprakirakan inflasi masih akan tetap tinggi hingga akhir tahun Inflasi didorong oleh dampak El Niño dan rupiah yang masih sulit menguat.
Sementara itu, Analis Pasar Uang dari Valbury Sekuritas, Fikri C.Permana memprakirakan rupiah masih berpeluang menguat hari ini. Nilai tukar rupiah, ujarnya, masih bisa bergerak di bawah Rp18.000 di kisaran Rp17.950 per dolar AS.
"Faktor pendukungnya antara lain defisit neraca perdagangan yang mengecil dan inflasi yang mulai melandai," ucapnya. Selain itu, indeks dolar AS hari ini diprakirakan bergerak melemah ke kisaran 99,79-99,89.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....