OJK Perkuat Digitalisasi Keuangan Perkuat UMKM Indonesia Timur
- 28 Jul 2026 17:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- OJK memperkuat digitalisasi keuangan untuk memperluas akses pembiayaan dan meningkatkan daya saing UMKM di Indonesia Timur.
- OJK mengembangkan inovasi tokenisasi Real World Assets (RWA) guna mendukung pembiayaan rantai pasok komoditas unggulan daerah.
- Pemerintah daerah dan OJK memperkuat kolaborasi membangun ekosistem digital yang mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.
RRI.CO.ID, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong digitalisasi keuangan untuk memperkuat daya saing UMKM di Indonesia Timur. Langkah tersebut diharapkan memperluas akses pembiayaan, meningkatkan literasi keuangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Eksekutif Pengawas IAKD OJK, Adi Budiarso, mengatakan inovasi keuangan digital membuka peluang pembiayaan lebih inklusif bagi UMKM. Salah satunya melalui pengembangan tokenisasi Real World Assets (RWA) untuk mendukung rantai pasok komoditas unggulan daerah.
Menurut Adi, inovasi tersebut telah memasuki tahap implementasi pasar melalui berbagai model bisnis baru. OJK sebelumnya meluluskan sejumlah penyelenggara inovasi melalui mekanisme Regulatory Sandbox.
"Pendalaman pasar keuangan digital tidak boleh dipahami sebagai proyek teknologi semata, tetapi harus menjadi bagian pembangunan ekonomi regional dan nasional. Targetnya bukan sekadar seberapa banyak inovasi yang dihasilkan, melainkan seberapa besar manfaatnya dalam memperluas akses pembiayaan serta mendorong kesejahteraan masyarakat," ujar Adi dalam keterangannya di Makassar, Selasa, 28 Juli 2026.
Adi menegaskan OJK tidak bermaksud menduplikasi program pemerintah dalam pengembangan ekonomi daerah. Lembaganya ingin membangun ekosistem keuangan yang mendukung hilirisasi, ekonomi kreatif, dan pembangunan daerah.
"Kami tidak ingin menduplikasi program pemerintah. OJK ingin membangun ekosistem sektor keuangan yang mendukung agenda pembangunan daerah, termasuk penguatan ekonomi kreatif, hilirisasi, dan pengembangan ekonomi daerah," ujarnya.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mengapresiasi inisiatif OJK memperkuat pengembangan UMKM melalui digitalisasi keuangan. Ia menilai kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan Indonesia Timur.
"Forum ini bukan sekadar diskusi, tetapi momentum untuk menyatukan visi. Memperkuat sinergi serta membangun langkah nyata agar digitalisasi keuangan menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur," kata Fatmawati.
Fatmawati juga menekankan pentingnya pendampingan dan literasi keuangan bagi pelaku UMKM. Menurutnya, transformasi digital akan membantu UMKM naik kelas dan memperluas akses pasar.
Sementara itu, Kepala OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Mochamad Muchlasin, menyebut ekonomi Sulawesi Selatan tumbuh 6,88 persen. Pertumbuhan tersebut melampaui capaian ekonomi nasional pada triwulan pertama 2026.
"Langkah selanjutnya yang akan didorong dalam pengembangan ekonomi daerah antara lain hilirisasi dan peningkatan inklusi keuangan. Begitu juga koordinasi lembaga jasa keuangan, penyediaan dan pendampingan usaha, serta penguatan kapasitas pelaku usaha," kata Muchlasin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....