Lanjutkan Tren Penguatan, IHSG Ditutup di Level 5.986 Hari Ini

  • 07 Jul 2026 16:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • IHSG ditutup menguat 1,19 persen ke level 5.986,5 dengan mayoritas saham berada di zona hijau.
  • Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG masih berpeluang menguji level psikologis 6.000.
  • Proyeksi penurunan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dinilai berpotensi menjadi sentimen positif bagi pasar.

RRI.CO.ID, Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan, Selasa, 7 Juli 2026. Pada akhir sesi II, IHSG berada di level 5.986,5 atau naik sebesar 70,42 poin (1,19 persen).

Sejak awal perdagangan, IHSG bergerak di zona hijau setelah dibuka pada level 5.933,57. Indeks juga sempat menyentuh posisi tertinggi di level 5.987,01 sebelum akhirnya ditutup menguat.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif dan cenderung di area positif. Sebanyak 430 saham menguat, 212 saham melemah, dan 141 saham stagnan.

Nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,21 triliun. Sementara volume perdagangan mencapai 21,97 miliar lembar saham dengan frekuensi lebih dari 1,6 juta kali transaksi.

Tim Analis Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. “Secara teknikal IHSG diperkirakan berpotensi melanjutkan kenaikan dan menguji level 6.000,” kata Tim Analis Phintraco Sekuritas.

Meski demikian, Phintraco menilai aktivitas perdagangan saham masih relatif sepi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut tercermin dari volume dan nilai transaksi yang masih di bawah rata-rata harian.

Pada perdagangan sebelumnya, total volume transaksi mencapai lebih dari 19,6 miliar saham. Nilai transaksinya tercatat sekitar Rp9,4 triliun.

Angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan rata-rata harian bursa. Rata-rata volume perdagangan mencapai lebih dari 41 miliar saham dengan nilai sekitar Rp24 triliun.

Menurut Phintraco, perdagangan masih didominasi investor domestik. Pelaku pasar juga cenderung bersikap 'wait and see' di tengah minimnya sentimen positif.

Selain itu, maraknya penawaran umum perdana saham atau IPO turut memengaruhi aktivitas perdagangan. Musim libur sekolah dan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 juga dinilai menekan volume transaksi.

Meski begitu, peluang penguatan IHSG masih terbuka. Secara teknikal, indeks diperkirakan melanjutkan kenaikan menuju level 6.000.

Sementara itu, proyeksi penurunan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai berpotensi mengurangi tekanan APBN. “Hal ini akan direspons positif oleh pasar,” kata Tim Analis Phintraco.

Proyeksi tersebut sebelumnya disampaikan Ketua Badan Anggaran DPR, Said Abdullah. Menurutnya, kebutuhan anggaran program MBG pada 2027 diperkirakan turun menjadi Rp174 triliun dibandingkan sebelumnya yaitu Rp268 triliun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....