Direksi Baru, Tetapkan Target Bursa Efek Indonesia hingga Tahun 2030

  • 29 Jun 2026 16:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang baru, menargetkan BEI menjadi 10 besar bursa dunia. Baik dari sisi kapitalisasi pasar maupun nilai transaksinya
  • Saat ini, untuk level global, kapitalisasi pasar BEI berada di posisi ke-19 dunia. Sedangkan dari aspek nilait transaksi, BEI masuk dalam peringkat ke-17 dunia
  • Jumlah investor, targetnya bertambah menjadi 35 juta investor dari 20,3 juta investor di tahun 2025

RRI.CO.ID, Jakarta - Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang baru, menargetkan BEI menjadi 10 besar bursa dunia. Baik dari sisi kapitalisasi pasar maupun nilai transaksinya.

Saat ini, untuk level global, kapitalisasi pasar BEI berada di posisi ke-19 dunia. Sedangkan dari aspek nilait transaksi, BEI masuk dalam peringkat ke-17 dunia.

“Untuk mencapai target BEI masuk 10 besar pasar saham dunia, ada sejumlah pilar yang akan kita lakukan,” kata Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik dalam keterangan pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 BEI, Senin, 29 Juni 2026. Rapat tersebut sekaligus menetapkan jajaran direksi baru BEI dengan Direktur Utama Jeffrey Hendrik untuk periode 2026-2030.

Jeffrey mengatakan, pilar pertama yang akan dilakukan adalah menumbuhkan bisnis dari sisi transaksi. Pilar kedua, mengembangkan bisnis non-transaski.

Pilar ketiga, meningkatkan kuantitas dan kualitas perusahaan tercatat. Sedangkan pilar keempat, meningkatkan inklusivitas untuk semua segmen investor yang ada di pasar modal Indonesia.

Untuk mendukung pelaksanaan empat pilar tersebut, BEI akan memperkuat infrastruktur perdagangan, operasional dan pengawasan. Koloborasi dan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan juga diperlukan untuk memastikan tercapainya target BEI ke depan.

“Visi dari BEI tetap sama, menjadikan BEI sebagai bursa yang kompetitif denga kredibilitas tingkat dunia. Sedangkan misi kita adalah menciptakan infrastruktur pasar keuangan yang terpercaya dan kredibel untuk mewujudkan pasar yang teratur, wajar dan efisien,”ujar Jeffrey.

BEI, tambahnya, juga akan menciptakan produk dan layanan pasar modal yang inovatif , yang dapat diakses seluruh pemangku kepentingan. Secara menyeluruh, jajaran direksi BEI tahun 2026-2030 sudah menetapkan target BEI hingga tahun 2030.

Target kapitalisasi pasar meningkat dari Rp15.847 triliun di tahun 2025 menjadi Rp30.000 triliun hingga tahun 2030. Rata-Rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) meningkat menjadi Rp31 triliun dari Rp18,1 triliun di tahun 2025.

Target perusahaan tercatat bertambah dari 956 emiten di tahun 2025 menjadi lebih dari 1.000 emiten hingga tahun 2030. Jumlah investor, targetnya bertambah menjadi 35 juta investor dari 20,3 juta investor di tahun 2025.

Sedangkan target rasio kapitalisasi pasar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 83 persen di tahun 2030. Persentasenya Lebih tinggi dibandingkan tahun 2025 yang sebesar 66.5 persen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....