Menkeu Purbaya Bertemu Menkeu Tiongkok Bahas Kerja Sama Pembiayaan
- 17 Jun 2026 17:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Lan Fo’an di Beijing
- Pertemuan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat akses pembiayaan pembangunan dan memperluas basis investor
- Pemerintah akan menjalankan strategi pembiayaan jangka panjang secara terukur dan disiplin
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Lan Fo’an. Pertemuan dilakukan di Kantor Kementerian Keuangan Tiongkok di Beijing, sebagai bagian dari kunjungan Menkeu Purbaya ke negeri itu.
Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat akses pembiayaan pembangunan dan memperluas basis investor. Serta memperdalam kemitraan ekonomi dengan negara-negara mitra strategis.
“Indonesia tidak menunggu, kami bergerak lebih awal dengan membangun fondasi pembiayaan yang kuat dan berkelanjutan. Sehingga pembangunan dapat terus berjalan di tengah berbagai tantangan global,” kata Menkeu Purbaya dalam pernyataan tertulisnya dari Beijing, Rabu, 17 Juni 2026.
Kunjungan ke Tiongkok, lanjutnya, sudah direncanakan dalam rangka mempeluas sumber pembiayaan jangka panjang. Selain itu, memperkuat kepercayaan investor internasional terhadap perekonomian Indonesia.
“Pemerintah akan menjalankan strategi pembiayaan jangka panjang secara terukur dan disiplin,” ucapnya. Menkeu Purbaya juga mengatakan kedatangannya ke Beijing bukan karena terdesak.
“Tapi karena Indonesia memiliki posisi yang kuat untuk membangun kerja sama yang menguntungkan dengan Tiongkok. Rasio utang pemerintah terkendali, defisit anggaran berada dalam batas aman, dan pertumbuhan ekonomi terjaga,” ujar Menkeu menjelaskan kondisi Indonesia saat ini.
Kepercayaan investor pada Indonesia, tambah Menkeu, juga terjaga dan Indonesia masih menjadi tujuan investasi yang menarik di kawasan. Hal itu tercermin dari tingginya minat investasi investor asing pada instrumen keuangan pemerintah.
“Kepercayaan pasar tidak dibangun dalam semalam. Itu merupakan hasil dari disiplin fiskal, reformasi yang konsisten, dan kredibilitas kebijakan yang terus dijaga pemerintah,” kata Menkeu Purbaya menutup pernyataannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....