Menkeu ke Tiongkok hingga Akhir Pekan, Promosikan Panda Bond
- 16 Jun 2026 17:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa hari ini bertolak ke Tiongkok untuk mempromosikan Panda Bond pada para investor Tiongkok
- Panda Bond adalah diversifikasi surat utang yang dilakukan pemerintah untuk mencari sumber pembiayaan luar negeri.
- Penerbitan Panda Bonds dalam denominasi yuan juga sebagai langkah untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS. Sehingga dapat membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertolak ke Tiongkok untuk mempromosikan Panda Bond pada para investor Tiongkok, Selasa, 16 Juni 2026. Panda Bond merupakan surat utang atau obligasi pemerintah yang akan diterbitkan dengan denominasi mata uang Tiongkok, yuan.
Sepekan sebelumnya, Menkeu sudah menginformasikan rencana kunjungannya ke Tiongkok. Ia mengatakan, Panda Bond adalah diversifikasi yang dilakukan pemerintah untuk mencari sumber pembiayaan luar negeri.
“Saya akan ke Tiongkok tanggal 16 Juni untuk mempromosikan Panda Bond. Ini adalah strategi kita dalam menerbitkan surat utang, melakukan diversifikasi,” kata Menkeu di sela-sela keterangan pers APBN Kita bulan Juni 2026.
Dalam kesempatan berbeda, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Suminto mengatakan, Menkeu akan bertemu sekitar 15 investor besar di Tiongkok. Diantaranya, Agriculture Bank of China, Zhong Ou Asset Management, UK Sekruitas, dan ICBC Wealth Management,” ucap Suminto.
Menkeu rencananya akan berada di Tiongkok hingga Jumat, 19 Juni 2026. Selain bertemu dengan investor, Menkeu juga akan bertemu dengan otoritas moneter Tiongkok.
Menurut Suminto, Panda Bond baru akan diterbitkan setelah Menkeu kembali dari kunjungannya ke Tiongkok. “Mungkin sekitar akhir Juni atau awal Juli,” ujarnya.
Suminto juga mengatakan, pemerintah akan bermitra dengan sejumlah bank di Tiongkok dalam menerbitkan Panda Bond, Tetapi belum menetapkan target hasil penerbitan Panda Bond.
Selain sebagai sumber pembiayaan, penerbitan Panda Bonds dalam denominasi yuan juga sebagai langkah untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS. Sehingga dapat membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Setelah Tiongkok, Menkeu juga rencananya akan ke Inggris dalam upaya menarik lebih banyak investor asing ke Indonesia. “Selama kita bisa meyakinkan bawah arah perekonomian Indonesia baik, enggak perlu strategi khusus, tapi yang jelas harus melakukan diversifikasi,” kata Menkeu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....