IHSG Melemah di Jeda Siang, Pasar Masih Mencermati Arah Perdagangan

  • 23 Apr 2026 13:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • IHSG turun 1,27 persen atau 95,64 poin ke level 7.445,97 saat jeda siang perdagangan Kamis, 23 April 2026
  • Analis MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpotensi terkoreksi dengan area support pada 7.457 hingga 7.578
  • Pelemahan rupiah, turunnya harga komoditas global, dan isu geopolitik menjadi sentimen yang menekan pasar domestik

RRI.CO.ID, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah saat jeda siang perdagangan Kamis, 23 April 2026. Hingga penutupan sesi pertama, IHSG turun 1,27% atau 95,64 poin ke level 7.445,97.

Sebelumnya, Rabu, 23 April 2026, IHSG ditutup di zona merah, turun 0,24 persen (17,76 poin) ke level 7541,61. Tercatat sebanyak 440 saham naik, 240 saham turun, dan 141 saham stagnan.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, mengatakan IHSG berpotensi menguat terbatas dan mencoba menembus resistansi di level 7.600. “Namun hati-hati, jika gagal menembus level tersebut IHSG berpotensi terkoreksi kembali,” ujarnya.

Fanny memprakirakan IHSG akan bergerak pada rentang 7.450-7.500 di level support dan 7.570-7.600 di level resistansi. Sehari sebelumnya, IHSG ditutup turun 0,24 persen ke level 7.541,61 disertai net sell (jual bersih) asing Rp1,04 triliun.

Sementara itu, bursa saham Wall Street menguat signifikan ditopang pengumuman perpanjangan gencatan senjata oleh Presiden AS, Donald Trump. "Kinerja emiten yang solid juga ikut mendorong penguatan indeks harga saham," ucap Fanny.

Indeks S&P 500 menguat 1,05 persen, Nasdaq Composite melonjak 1,64 persen dan Dow Jones Industrial Average naik 0,69 persen. Perkembangan konflik AS-Iran makin menambah ketidakpastian global setelah kembali terjadi perpanjangan gencatan senjata antara Washington dan Teheran.

Namun pihak Iran menegaskan menolak melanjutkan perundingan dengan AS. Ketegangan juga belum sepenuhnya mereda terutama di kawasan Selat Hormuz.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....