Harga BBM Kompak Naik Awal Maret 2026, Ini Rinciannya
- 02 Mar 2026 13:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Memasuki awal Maret 2026, harga bahan bakar minyak mengalami penyesuaian serentak di berbagai SPBU nasional. Kenaikan ini terjadi pada produk nonsubsidi baik milik BUMN maupun operator swasta.
Penyesuaian harga BBM umum dilakukan Pertamina dengan mengacu regulasi yang berlaku. Kebijakan tersebut merupakan implementasi aturan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Dalam pengumuman resminya yang dikutip Senin, 2 Maret 2026, Pertamina menjelaskan dasar hukum penyesuaian tersebut. Perubahan harga dilakukan sesuai ketentuan formula harga yang ditetapkan pemerintah.
"PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM umum untuk mengimplementasikan Kepmen ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Kepmen tersebut merupakan perubahan atas Kepmen Nomor 62 K/12/MEM/2020," tulis Pertamina dalam pengumuman resminya dikutip, Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.
Pertamina menjelaskan bahwa Kepmen tersebut mengatur formula harga dasar. Formula itu menjadi acuan perhitungan harga jual eceran BBM jenis bensin dan solar.
Harga yang ditetapkan berlaku untuk BBM umum yang disalurkan melalui SPBU. Ketentuan ini mencakup produk bensin dan minyak solar nonsubsidi.
Jika dibandingkan dengan periode Februari 2026, harga BBM kini berada pada level yang lebih tinggi. Penyesuaian terutama menyasar produk RON 92 ke atas serta solar nonsubsidi di sejumlah wilayah.
Di SPBU Pertamina, lini Pertamax Series dan Dex Series tercatat mengalami kenaikan cukup signifikan. Sementara itu, operator swasta seperti Shell, BP, dan Vivo turut menyesuaikan harga mengikuti dinamika pasar energi.
Dengan perubahan tersebut, masyarakat disarankan mengecek harga terbaru sebelum mengisi bahan bakar kendaraan. Langkah ini penting agar pengeluaran tetap terkontrol di tengah kenaikan harga energi.
Harga BBM Pertamina
Sebagai gambaran di wilayah Jakarta, harga Pertamax (RON 92) kini dipatok Rp 12.300 per liter. Angka tersebut naik Rp 500 dibandingkan harga sebelumnya yang berada di level Rp 11.800 per liter.
Selain Pertamax, sejumlah produk lain di lini bensin dan diesel juga mengalami penyesuaian harga. Berikut daftar harga BBM Pertamina untuk wilayah Pulau Jawa:
- Pertalite (RON 90): Rp 10.000
- Biosolar (CN 48): Rp 6.800
- Pertamax (RON 92): Rp 12.300, naik dari Rp 11.800
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.100, naik dari Rp 12.700
- Pertamax Green 95 (RON 95): Rp 12.900, naik dari Rp 12.450
- Dexlite (CN 51): Rp 14.200, naik dari Rp 13.250
- Pertamina Dex (CN 53): Rp 14.500, naik dari Rp 13.500
Harga BBM Shell
Tak hanya Pertamina, Shell Indonesia juga menaikkan harga BBM di sejumlah wilayah operasionalnya. Kenaikan tercatat berkisar Rp 340 hingga Rp 1.020 per liter di wilayah Jabodetabek.
Berikut rincian harga BBM Shell terbaru:
- Shell Super (RON 92): Rp 12.390 per liter, naik dari Rp 12.050
- Shell V-Power Diesel (CN 51): Rp 14.620 per liter, naik dari Rp 13.600
Untuk produk Shell V-Power (RON 95) dan Shell V-Power Nitro+ (RON 98), stok masih kosong di banyak wilayah. Ketersediaan produk tersebut belum merata di seluruh jaringan SPBU.
Harga BBM BP
Jaringan SPBU BP-AKR turut melakukan penyesuaian harga mengikuti pergerakan pasar energi. Penyesuaian ini berlaku untuk produk bensin dan diesel nonsubsidi.
Berikut daftar harga BBM BP terbaru:
- BP 92 (RON 92): Rp 12.390 per liter, naik dari Rp 12.050
- BP Ultimate (RON 95): Rp 12.920 per liter, naik dari Rp 12.500
- BP Ultimate Diesel (CN 53): Rp 14.620 per liter, naik dari Rp 13.600
Harga BBM Vivo
SPBU Vivo juga mengikuti tren kenaikan harga yang terjadi di awal bulan ini. Penyesuaian berlaku untuk seluruh produk bensin dan diesel nonsubsidi.
Berikut rincian harga BBM Vivo per liter:
- Revvo 92 (RON 92): Rp 12.390 per liter, naik dari Rp 12.050
- Revvo 95 (RON 95): Rp 12.920 per liter, naik dari Rp 12.500
- Diesel Primus Plus (CN 51): Rp 14.620 per liter, naik dari Rp 13.600
Secara keseluruhan, kenaikan harga BBM terjadi di seluruh jaringan SPBU baik milik BUMN maupun swasta. Karena itu, masyarakat perlu menyesuaikan rencana pengeluaran bahan bakar dengan harga terbaru yang berlaku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....