Asian Development Bank Perkuat Kemitraan Strategis dengan Indonesia

  • 25 Feb 2026 22:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Asian Development Bank (ADB) memperkuat komitmen sebagai mitra strategis dalam mendukung target pembangunan nasional jangka panjang. Lembaga keuangan internasional tersebut telah mendampingi Indonesia selama hampir 60 tahun sejak tahun 1966.

Kemitraan yang terjalin mencakup penguatan infrastruktur fisik serta pengembangan modal manusia secara komprehensif. Fokus kolaborasi ini terus berkembang selaras dengan visi pemerintah untuk mencapai Indonesia Emas 2045.

“ADB bangga telah mendampingi Indonesia sebagai mitra terpercaya selama hampir 60 tahun. Sejarah panjang kami di Indonesia mencerminkan pemahaman mendalam tentang kearifan lokal dan komitmen bersama bagi kemajuan Indonesia,” ujar Direktur ADB untuk Indonesia Bobur Alimov di Jakarta, Rabu, 25 Februari 2026.

Pemerintah Indonesia merupakan anggota pendiri sekaligus pemegang saham terbesar keenam pada lembaga perbankan multilateral tersebut. Hubungan yang mendalam ini terbukti melalui dukungan kebijakan saat menghadapi krisis keuangan maupun bencana alam besar.

ADB selalu memberikan respons bantuan yang cepat ketika terjadi peristiwa gempa serta tsunami di wilayah Aceh. Penanganan dampak pandemi COVID-19 juga menjadi bukti nyata dari loyalitas kemitraan jangka panjang ini.

Lembaga ini menawarkan keahlian praktis serta solusi berkelanjutan untuk menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks. Seluruh program dijalankan sesuai dengan prioritas Asta Cita Indonesia serta Strategi Kemitraan Negara periode mendatang.

ADB memberikan komitmen pinjaman sebesar 2,4 miliar dolar Amerika Serikat pada tahun lalu. Dana tersebut mengalir untuk mendukung reformasi kebijakan serta peningkatan produktivitas melalui sektor kesehatan dan pendidikan.

“Kami mempertahankan keselarasan dengan visi pemerintah. Kami tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga pengetahuan, saran kebijakan, dan kemitraan jangka panjang menuju Visi Indonesia Emas 2045,” kata Bobur.

Operasi pada sektor swasta tanpa jaminan pemerintah turut mendapatkan komitmen sebesar 150 juta dolar. Investasi tersebut bertujuan untuk mempercepat transisi energi berkelanjutan dan perdagangan di pasar domestik maupun internasional.

Rangkaian proyek pembangunan untuk periode tahun ini telah mencapai nilai indikatif hingga 2,7 miliar dolar. Anggaran besar tersebut akan dialokasikan guna mendalamkan sektor keuangan serta memperbaiki tata kelola pada wilayah daerah.

Ketahanan air dan perlindungan ekosistem laut menjadi agenda utama dalam distribusi dana pembangunan di masa depan. ADB memanfaatkan perangkat finansial inovatif untuk mengubah kehidupan masyarakat melalui infrastruktur yang berkualitas tinggi secara merata.

Lembaga yang dimiliki oleh 69 anggota ini terus mengupayakan pertumbuhan inklusif di kawasan Pasifik. Mereka bekerja sama dengan berbagai mitra strategis untuk melindungi bumi melalui kebijakan pembangunan yang ramah lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....