Ekspor Kakao Capai Rp62,56 triliun pada 2025, Indonesia Peringkat Tujuh Dunia

  • 07 Okt 2026 12:18 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ekspor kakao Indonesia mencapai USD3,50 miliar pada tahun 2025 dengan peningkatan signifikan sebesar 36,19 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Indonesia menempati posisi sebagai eksportir kakao terbesar ketujuh di dunia berdasarkan nilai ekspor pada 2025.
  • Kementerian Perdagangan meluncurkan Zona Kopi, Teh, dan Kakao (KoTeKa) pada Trade Expo Indonesia 2026 untuk mempertemukan pembeli dengan produk berdasarkan kebutuhan pasar.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ekspor kakao Indonesia mencapai USD3,50 miliar (Rp62,56 triliun) pada 2025. Nilai tersebut meningkat 36,19 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menempatkan Indonesia sebagai eksportir kakao terbesar ketujuh dunia.

Kementerian Perdagangan menghadirkan Zona Kopi, Teh, dan Kakao (KoTeKa) pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menyampaikan pengelompokan produk dalam zona tematik mempertemukan buyer berdasarkan kebutuhan pasar.

“Melalui pengelompokan zona ini, kami ingin memastikan buyer internasional lebih mudah menemukan produk sesuai kebutuhan mereka. Dengan begitu, pembahasan bisnis dengan ekshibitor bisa lebih terarah dan kesepakatan bisnis bisa terjadi lebih cepat,” ujar Puntodewi di Jakarta, Selasa, 6 Oktober 2026.

Paviliun Kakao menampilkan produk kakao dari hulu hingga hilir, termasuk cokelat artisan. Enam ekshibitor yang hadir terdiri atas PT Morinuka Alam Nusantara dan PT Nutri Choco Nusantara.

Ekshibitor lainnya adalah PT Java Criollo Cokelat Indonesia dan PT nDalem Value Creation Indonesia. Dua ekshibitor lainnya adalah CV Mimpi Masa Kecil Anak Indonesia serta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia.

Kemendag memfasilitasi 20 pelaku usaha hasil kurasi di Zona KoTeKa. Paviliun Kakao menempati area seluas 54 meter persegi, sedangkan Paviliun Kopi dan Teh menempati area seluas 108 meter persegi.

Zona KoTeKa merupakan bagian dari Zona Food, Beverage, and Agriculture Products pada TEI 2026. Zona tersebut menjadi area pameran dengan jumlah ekshibitor terbanyak, yaitu 754 ekshibitor.

Zona KoTeKa juga menghadirkan berbagai kegiatan untuk memperkuat interaksi antara pelaku usaha dan buyer. Salah satunya Kontes Kopi Spesialti Indonesia (KKSI) ke-18 pada 14-15 Oktober 2026, serta seminar dan lokakarya kopi, teh, kakao.

Kehadiran Zona KoTeKa memperkuat TEI 2026 sebagai platform business-to-business yang mempertemukan produk dan pelaku usaha Indonesia dengan pasar global. Mengusung tema “The Ultimate Hub for Global Sourcing”, TEI 2026 berlangsung pada 14-18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....