Commuter Line Layani 271,48 Juta Pengguna hingga Triwulan III
- 06 Okt 2026 01:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KAI Commuter melayani sebanyak 271,48 juta pengguna Commuter Line Jabodetabek sepanjang triwulan III tahun 2026.
- Lintas Bogor mendominasi volume perjalanan dengan melayani 119,38 juta pengguna atau 43,98 persen dari total penumpang.
- KAI Commuter memprioritaskan perbaikan serta uji kelayakan eskalator guna menjamin keselamatan seluruh penumpang di Stasiun Duri.
RRI.CO.ID, Jakarta - KAI Commuter melayani sebanyak 271,48 juta pengguna Commuter Line Jabodetabek sepanjang triwulan III tahun 2026. Angka volume tersebut mencatat kenaikan sebesar 6,25 persen jika dibandingkan dengan periode sama tahun 2025.
Jumlah pergerakan penumpang itu menunjukkan pertumbuhan lebih dari 12,24 persen terhadap catatan periode tahun 2024. Aktivitas mobilitas masyarakat tetap mendominasi perjalanan hari kerja dengan rata-rata 1,09 juta pelanggan setiap hari.
Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda memaparkan capaian pertumbuhan penumpang transportasi tersebut secara rinci. Rata-rata volume akhir pekan hanya mencatatkan angka sekitar 811,6 ribu perjalanan pengguna pada setiap harinya.
"Kepercayaan publik itu bisa dilihat berdasarkan data yang tercatat, pada triwulan III tahun 2026 ini volume pengguna Commuter Line Jabodetabek menyentuh angka 271.480.006 orang," kata Karina di Jakarta pada Senin, 5 Oktober 2026.
Karina mencatat pergerakan pengguna lintas Bogor sebanyak 119,38 juta orang selama triwulan ketiga tahun 2026. Angka keterangkutan penumpang tersebut menguasai porsi 43,98 persen dari keseluruhan total pemakai jasa seluruh lintas.
"Sebut saja lintas layanan Commuter Line Rangkasbitung atau Green Line dan lintas layanan Commuter Line Tangerang atau Brown Line. Masing-masing mencatat pertumbuhan pada triwulan ke tiga 2026 ini jika dibanding periode tahun lalu," ucap Karina.
Lintas Rangkasbitung sendiri membukukan kenaikan 7,08 persen dengan total 60,92 juta pengguna pada periode tersebut. Lintas Tangerang turut mencatatkan pertumbuhan 7,8 persen melalui pergerakan sebanyak 21,47 juta orang penumpang kereta.
Karina menjelaskan pelaksanaan perawatan fasilitas eskalator Stasiun Duri setelah sarana tersebut sempat mengalami kendala sebelumnya. Stasiun transit tersebut selalu melayani rata-rata sebanyak 13 ribu orang lebih pengguna pada setiap harinya.
"KAI Commuter juga akan melakukan uji kelayakan pada eskalator ini untuk memastikan aspek keselamatan pengguna Commuter Line yang menggunakan fasilitas ini," ujar Karina.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan menyampaikan pernyataan resmi mengenai penanganan insiden fasilitas Stasiun Duri tersebut. Dua orang pengguna terdampak telah menyelesaikan masa rawat inap di Rumah Sakit (RS) Duta Indah.
"Atas situasi tersebut, kami sampaikan permohonan maaf atas kejadian ini, terutama bagi pengguna yang terdampak oleh kondisi fasilitas yang sekarang masih dalam perbaikan," kata Leza.
Para pengguna prioritas dapat memanfaatkan fasilitas lift di belakang musala untuk menuju peron arah Tangerang. KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna stasiun agar selalu mengutamakan keselamatan tanpa terburu-buru saat berpindah peron.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....