KA Harina Layani 567.772 Pelanggan Jalur Utara Jawa

  • 03 Okt 2026 23:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kereta Api Harina melayani 567.772 pelanggan sepanjang Januari hingga September 2026.
  • Jumlah penumpang bertambah sebanyak 92.135 orang dengan tingkat pertumbuhan mencapai 19,37 persen.
  • Rute unik menghubungkan Bandung dengan koridor utara Jawa hingga stasiun Surabaya Pasarturi.

RRI.CO.ID, Bandung - Kereta Api (KA) Harina melayani sebanyak 567.772 pelanggan sepanjang Januari hingga September tahun 2026. Pencapaian tersebut meningkat 19,37 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 475.637 pelanggan.

Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat penambahan sebanyak 92.135 orang dalam kurun waktu sembilan bulan. KAI merilis data operasional kereta api tersebut di kota Bandung pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

KA Harina memulai rute perjalanan dari Bandung di koridor selatan Jawa menuju ke arah Cikampek. Kereta api ini kemudian melintasi jalur utara menuju Surabaya Pasarturi melalui Cirebon dan Semarang.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memaparkan pilihan perjalanan yang sesuai kebutuhan mobilitas masyarakat. Pelanggan dari Jawa Barat dapat menjangkau sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Harina memiliki lintasan yang unik. Dari Bandung, perjalanan bergerak menuju Cikampek lebih dulu sebelum menyusuri jalur utara hingga Surabaya. Dalam satu perjalanan, banyak kota dapat saling terhubung,” ujar Anne.

Volume pelanggan tercatat sebanyak 56.483 orang pada Januari serta 46.566 orang pada bulan Februari. Jumlah penumpang mencapai 73.568 pada Maret, 57.726 pada April, dan 61.348 orang pada Mei.

KAI mencatat keterisian sebanyak 73.819 pelanggan pada Juni serta 70.840 orang pada bulan Juli. Arus penumpang selanjutnya meliputi 67.366 orang pada Agustus dan 60.056 pelanggan pada bulan September.

KA Harina melayani perhentian di Cimahi, Purwakarta, Cikampek, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, hingga Surabaya Pasarturi. Lintasan tersebut memberi manfaat bagi kebutuhan pekerjaan, pendidikan, perdagangan, kunjungan keluarga, hingga kegiatan wisata.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya turut memberikan penjelasan terkait operasional rute tersebut. Pola pemberhentian pada stasiun Ngrombo, Cepu, Bojonegoro, Babat, serta Lamongan menyesuaikan seluruh jadwal perjalanan.

“Semakin banyak kota yang terhubung, semakin luas pula pilihan masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya. Konektivitas seperti ini yang terus kami jaga melalui pelayanan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan,” kata Wisnu.

Masyarakat di sepanjang jalur utara Jawa memiliki akses transportasi langsung menuju ke Kota Bandung. Pilihan perjalanan pada waktu berbeda memberi fleksibilitas bagi pelanggan menyesuaikan keberangkatan dengan agenda masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....