Perjalanan Panjang KAI Terus Berkembang Bersama Masyarakat
- 25 Sep 2026 00:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Perjalanan panjang KAI Group membuktikan adaptasi layanan transportasi perkeretaapian dalam menjawab dinamika kebutuhan masyarakat Indonesia.
- KAI Group melayani 351.602.397 pelanggan sepanjang Januari hingga Agustus 2026 dengan dominasi 90,29 persen angkutan publik.
- Perusahaan menghadirkan lompatan modernisasi transportasi massal ramah lingkungan melalui pengoperasian LRT Jabodebek serta kereta cepat Whoosh.
RRI.CO.ID, Jakarta - Perjalanan panjang PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggambarkan bagaimana kereta api terus berkembang bersama masyarakat Indonesia. Transformasi delapan dekade perkeretaapian tersebut menjadi bagian penting perubahan mobilitas masyarakat di seluruh tanah air.
KAI Group secara resmi melayani 351.602.397 pelanggan sepanjang periode bulan Januari hingga Agustus tahun 2026. Volume angkutan penumpang tersebut meningkat sebesar 7,09 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya sebanyak 328.311.868 pelanggan.
Sebanyak 317,7 juta pelanggan atau setara 90,29 persen aktif menggunakan layanan angkutan publik penugasan pemerintah. Ekosistem transportasi massal tersebut mencakup armada KAI Commuter, LRT Jabodebek, kereta bandara, hingga lintas Makassar-Parepare.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memaparkan dinamika transformasi perkeretaapian nasional di tanah air. Jalur rel yang membentang di berbagai daerah senantiasa mendukung aktivitas ekonomi di tengah proses pembangunan.
“Kereta api tumbuh bersama perjalanan bangsa. Dari masa ke masa, kebutuhan masyarakat terus berubah, sehingga KAI terus menghadirkan layanan yang mengikuti perkembangan zaman, mulai dari menghubungkan wilayah hingga menghadirkan teknologi transportasi modern,” ujar Anne saat menjelaskan perkembangan perkeretaapian di Jakarta, Kamis, 24 September 2026.
Para pekerja kereta api mengambil alih pengelolaan transportasi rel dari pihak Jepang pada 28 September 1945. Aksi tersebut melahirkan Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) sekaligus menetapkan Hari Kereta Api Indonesia.
Layanan kereta listrik rute Tanjung Priok menuju Meester Cornelis resmi dimulai sejak 6 April 1925. Layanan Kereta Rel Listrik (KRL) kini melayani mobilitas harian masyarakat secara luas di wilayah Jabodetabek.
Moda transportasi LRT Jabodebek mengoperasikan lintasan rel sepanjang 44,43 kilometer sejak peresmian pada tahun 2023. Kereta canggih ini menerapkan sistem persinyalan Communication Based Train Control (CBTC) dengan tingkat otomatisasi GoA3.
Kereta Cepat Whoosh membuka operasional komersial pada 17 Oktober 2023 setelah peresmian 2 Oktober 2023. Sarana transportasi modern tersebut menggunakan rangkaian kereta CR400AF dengan kecepatan operasi 350 kilometer per jam.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya turut menyoroti pergeseran peran penting transportasi publik. Perusahaan saat ini bersiap memasuki usia ke-81 tahun melalui inovasi teknologi serta digitalisasi sistem layanan.
“Setiap perjalanan memiliki kebutuhan dan cerita yang berbeda. Ada pelanggan yang menggunakan kereta untuk bekerja, belajar, berdagang, bertemu keluarga, hingga menikmati perjalanan wisata. KAI terus berkembang agar dapat melayani berbagai kebutuhan masyarakat,” kata Wisnu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....