FLOII Expo 2026 di Tangerang Hadirkan 120 Exhibitor Tanaman Hias
- 17 Sep 2026 22:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pameran FLOII Expo 2026 resmi menghadirkan lebih dari 120 exhibitor tanaman hias di ICE BSD City Tangerang.
- Kepala Badan Karantina Indonesia H. Abdul Kadir Karding membuka secara langsung gelaran florikultura berskala internasional tersebut.
- Pengelola kegiatan menyediakan tiket harian mulai dari Rp35.000 hingga tiket terusan seharga Rp100.000 bagi masyarakat.
RRI.CO.ID, Tangerang - Pameran Floriculture Indonesia International Expo 2026 resmi menghadirkan lebih dari 120 exhibitor tanaman hias dunia. Ajang tanaman hias internasional tersebut secara resmi diselenggarakan di Hall 3A ICE BSD City Tangerang.
Pameran tahun kelima tersebut dibuka untuk publik pada hari Kamis, 17 September 2026. Penyelenggaraan acara ini mengusung tema United by Nature guna mempertemukan seluruh pelaku industri florikultura.
Kepala Badan Karantina Indonesia H. Abdul Kadir Karding meresmikan secara langsung pameran florikultura internasional tersebut. Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia Tommy Nugraha turut menghadiri seremoni pembukaan.
"Hari ini kita tidak hanya membuka sebuah pameran tanaman hias, tetapi juga membuka jendela untuk melihat masa depan industri florakultura Indonesia. Tema 'United by Nature' menggambarkan arah yang sangat tepat, karena tanaman menyatukan petani dengan industri, breeder dengan nursery, pelaku usaha dengan konsumen, komunitas dengan pemerintah, hingga menyatukan Indonesia dengan pasar dunia. Kita harus bersinergi dan mari jadikan 'United by Nature' sebagai gerakan kolaborasi," ucapnya.
Steering Committee FLOII Expo Rustika Herlambang menjelaskan cakupan kepesertaan pameran dari berbagai belahan dunia. Para pelaku industri tanaman hias tersebut datang dari negara Tailan, Taiwan, Cina, serta kawasan Ekuador.
"FLOII Expo 2026 mengajak kita melihat florikultura bukan sekadar tren atau hobi, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan komunitas, pelaku industri, dan masyarakat melalui kecintaan terhadap tanaman, alam, dan gaya hidup berbasis nature dalam satu ekosistem yang terus berkembang," ujar Rustika.
Ketua Umum Indonesia Aroid Society (IAS) Anjasmara Prasetya turut memberikan pandangan mengenai sektor tanaman hias. Wakil Ketua Perhimpunan Florikultura Indonesia (PFI) Friesia Sutjiati Widjaja turut mengapresiasi peran besar Badan Karantina.
"Indonesia memiliki kekayaan hayati yang luar biasa, para breeder yang kreatif, kolektor yang luar biasa, hingga pengusaha tanaman hias yang tangguh. Yang kita perlukan saat ini adalah bersatu, membangun jaringan, meningkatkan profesionalisme, dan bergerak bersama," kata Anjasmara Prasetya.
Pameran ini menghadirkan program Landscape Showcase, Botanical Art Competition, Plant Contest, hingga sesi Plant Auction. Pengunjung pada hari pertama dapat menikmati pertunjukan musik Art Plant Music persembahan kelompok Onion Jams.
Sesi edukasi menghadirkan talkshow impor tanaman bersama Muh. Luthfi dan Chief Marketing Officer A. Hary Prasetyo. Pengunjung juga dapat mengikuti Workshop Vaskuarium Hidrogel bersama Rudi serta Workshop Melukis Pot bersama Kinan.
Tiket masuk pameran tersebut dijual seharga Rp35.000 untuk hari kerja dan Rp50.000 saat akhir pekan. Pengunjung juga dapat membeli tiket terusan seharga Rp100.000 melalui situs resmi www.floii-expo.com untuk empat hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....