Museum Kereta Api Ambarawa Catat 490.487 Pengunjung

  • 12 Sep 2026 23:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Museum Kereta Api Ambarawa mencatatkan angka kunjungan sebanyak 490.487 orang wisatawan sepanjang periode 2024 hingga Agustus 2026.
  • Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij membangun Stasiun Ambarawa yang memiliki keunggulan jalur rel bergerigi dengan teknologi rack railway.
  • PT Kereta Api Indonesia dan Badan Pusat Statistik mendata pergerakan jutaan pengguna transportasi rel serta wisatawan di kawasan Semarang.

RRI.CO.ID, Ambarawa - Museum Kereta Api Ambarawa mencatatkan total kunjungan sebanyak 490.487 wisatawan sejak 2024 hingga Agustus 2026. Destinasi heritage tersebut menghadirkan sejarah perkeretaapian Indonesia melalui bangunan stasiun serta berbagai koleksi sarana.

Museum Kereta Api Ambarawa mencatat 161.395 pengunjung pada 2024 serta 180.944 pengunjung sepanjang 2025. Jumlah kunjungan wisatawan pada periode Januari hingga Agustus 2026 tercatat mencapai sebanyak 148.148 orang.

Museum Kereta Api Ambarawa menempati bangunan bekas Stasiun Ambarawa atau dikenal sebagai Willem I Station. Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) mulai mengoperasikan stasiun tersebut bersamaan pembukaan jalur Kedungjati–Ambarawa pada 21 Mei 1873.

Pemberian nama Stasiun Willem I merujuk secara langsung pada keberadaan Benteng Willem I di wilayah Ambarawa. Stasiun ini pada masanya digunakan untuk mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta aktivitas kawasan sekitar.

Jalur rel bergerigi menuju Bedono menggunakan teknologi rack railway untuk membantu kereta melewati medan menanjak pegunungan. Stasiun Ambarawa kemudian diresmikan sebagai Museum Kereta Api Ambarawa demi pelestarian sejarah perkeretaapian pada 21 April 1978.

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (KAI) Anne Purba menyatakan pada Sabtu, 12 September 2026. Koleksi yang tersimpan meliputi lokomotif uap hingga perlengkapan pendukung operasional transportasi rel dari masa ke masa.

“Perjalanan kereta api Indonesia memiliki banyak cerita yang tersimpan di berbagai daerah. Museum Kereta Api Ambarawa memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung jejak perjalanan tersebut melalui bangunan stasiun bersejarah, koleksi sarana, serta teknologi perkeretaapian yang berkembang sesuai kondisi wilayah Indonesia,” ujar Anne.

Stasiun Semarang Tawang mencatat 1.262.315 pelanggan yang terdiri atas 628.946 pelanggan naik dan 633.369 pelanggan turun. Stasiun Semarang Poncol turut melayani 1.867.005 pelanggan dengan rincian 902.984 pelanggan naik serta 964.021 pelanggan turun.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Semarang mencatat total kunjungan wisatawan mencapai 4.511.945 orang selama 2025. Kunjungan pariwisata tersebut terdiri atas 4.506.002 orang wisatawan nusantara serta 5.943 orang wisatawan mancanegara.

Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary PT Kereta Api Indonesia Wisnu Pramudya turut memberikan keterangan resmi. Perjalanan mobilitas masyarakat menuju kawasan Semarang dan sekitarnya senantiasa didukung oleh berbagai pilihan layanan kereta api.

"Menjelang akhir pekan, Museum Kereta Api Ambarawa menjadi salah satu pilihan wisata sejarah bagi masyarakat yang ingin menikmati perjalanan sekaligus mengenal lebih dekat perkembangan perkeretaapian Indonesia," kata Wisnu Pramudya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....