TPS3R Guwosari Kelola 4,5 Ton Sampah dan Serap 27 Pekerja
- 12 Sep 2026 02:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- TPS3R Guwosari mengolah sebanyak 4,5 ton sampah setiap hari serta mempekerjakan 27 tenaga kerja lokal.
- Pertamina Patra Niaga membina ekosistem pengelolaan sampah berkelanjutan melalui program Go Sari sejak 2023.
- Fasilitas TPS3R Guwosari mengedukasi 21 instansi serta memberdayakan 30 warga binaan pembuat furnitur daur ulang.
RRI.CO.ID, Bantul - Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Guwosari berhasil mengelola sebanyak 4,5 ton sampah setiap hari. Unit pengolahan lingkungan tersebut juga sukses menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 27 orang hingga saat ini.
Pertamina Patra Niaga membina program Go Sari di Guwosari melalui Fuel Terminal Rewulu secara berkelanjutan sejak 2023. Perusahaan tersebut menyampaikan laporan capaian program pemberdayaan masyarakat di wilayah Bantul pada Jumat, 11 September 2026.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra memberikan penjelasan mengenai pengembangan program Go Sari tersebut. Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) membuktikan perusahaan tidak hanya bertugas dalam menjaga ketahanan energi.
“Bagi kami, keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi bagaimana upaya tersebut bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Di Guwosari, kita melihat bagaimana sampah yang sebelumnya dianggap sebagai persoalan dapat dikelola menjadi peluang, membuka ruang usaha, sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Mars Ega.
Vice President (VP) Community, Involvement, and Development Pertamina Patra Niaga Dian Hapsari Firasati turut memberikan penjelasan. Seluruh pekerja pengolahan sampah di fasilitas tersebut sudah terdaftar mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan secara resmi.
“Kami ingin program CSR tidak berhenti pada pemberian fasilitas atau bantuan, tetapi berkembang menjadi ekosistem yang bisa berjalan bersama masyarakat. Go Sari menjadi salah satu contoh bagaimana pengelolaan lingkungan dapat membuka green jobs, meningkatkan kapasitas masyarakat, sekaligus menjadi tempat belajar bagi lebih banyak orang,” kata Dian.
Dian menjelaskan perluasan program pemberdayaan tersebut melalui kemitraan dengan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantul. Sebanyak 30 warga binaan ikut dilibatkan secara aktif memanfaatkan berbagai material yang dapat diolah kembali.
“Kolaborasi dengan Rutan Bantul menjadi bagian penting karena kami ingin memastikan manfaat program dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat. Melalui keterampilan membuat eco furniture, warga binaan mendapatkan ruang untuk belajar, berkarya, dan menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi,” ujar Dian.
Local Hero TPS3R Guwosari Hendry mengapresiasi komitmen serta pendampingan intensif dari Pertamina Patra Niaga secara berkelanjutan. Sebanyak 21 instansi dan perguruan tinggi tercatat telah menjadikan lokasi tersebut untuk studi praktik persampahan.
"Berkat dukungan dan komitmen Pertamina Patra Niaga, TPS3R Guwosari terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Kini, TPS3R Guwosari juga menjadi tempat belajar pengelolaan sampah yang dikenal oleh berbagai kalangan dan instansi, baik di Yogyakarta maupun dari berbagai daerah di Indonesia," ujar Hendri.
Program Go Sari dirancang guna mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Nomor 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. Inisiatif tersebut turut mendorong pemenuhan sasaran nomor delapan terkait penyediaan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....