Integrasi Layanan dan Derek Flatbed Jadi Inovasi Asuransi Astra
- 11 Sep 2026 23:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Asuransi Astra meluncurkan armada derek hydraulic flatbed guna mengevakuasi berbagai jenis kendaraan listrik modern.
- Perusahaan mengintegrasikan sedikitnya 20 layanan perlindungan ke dalam satu aplikasi MyGarda.
- Manajemen menerapkan teknologi Optical Character Recognition (OCR) guna mempermudah pembelian polis asuransi kendaraan.
RRI.CO.ID, Jakarta Selatan - Asuransi Astra meluncurkan armada derek hydraulic flatbed serta mengintegrasikan sedikitnya 20 layanan pada aplikasi MyGarda. Pengenalan pembaruan operasional tersebut diluncurkan di Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan pada Jumat, 11 September 2026.
Langkah modernisasi fasilitas tersebut bertepatan dengan momentum perayaan hari ulang tahun ke-70 Asuransi Astra. Manajemen mengangkat agenda Transformation Beyond the Screen guna memaksimalkan kualitas pelayanan langsung kepada konsumen.
Armada hydraulic flatbed mengangkut bodi mobil seutuhnya di atas bak derek tanpa tumpuan roda. Bak pengangkut dapat diturunkan mendekati permukaan jalan untuk meminimalisasi potensi kerusakan kendaraan listrik modern.
Layanan tanggap darurat jalan raya Garda Siaga pertama kali beroperasi sejak tahun 2000 silam. Perusahaan memperbarui teknologi derek manual menjadi sistem hidrolis seiring lonjakan populasi mobil transmisi otomatis.
Penyedia asuransi ini menggandeng AstraWorld untuk memperluas jangkauan operasional penanganan situasi darurat di jalan. Fasilitas evakuasi terpadu tersebut saat ini telah beroperasi aktif pada 31 titik wilayah Indonesia.
President Director Asuransi Astra Maximiliaan Agatisianus menjelaskan integrasi ekosistem digital dalam konferensi pers tersebut. Acara tersebut dihadiri Technical and Operation Director Mulia Siregar serta Chief Technical Officer Ade Diana.
"Inspeksi kendaraan untuk penutupan polis juga dapat dilakukan di mana saja melalui fitur virtual survey," kata Maximiliaan.
Nasabah kini mengelola permintaan layanan darurat hingga proses klaim melalui satu pintu aplikasi digital. Sistem tersebut menyatukan berbagai polis asuransi retail agar nasabah tidak perlu memasang beragam program.
Proses pengajuan perlindungan kendaraan pada situs gardaoto.com terhubung secara langsung dengan sistem aplikasi MyGarda. Situs tersebut mengadopsi teknologi Optical Character Recognition (OCR) guna mempercepat proses verifikasi data nasabah.
Calon pemegang polis hanya perlu mengunggah dua dokumen pengenal tanpa mengetik 16 kolom formulir. Berkas tersebut meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kendaraan bersangkutan.
Maximiliaan menegaskan komitmen korporasi dalam menjaga kenyamanan para pemegang polis melalui pembaruan sistem digital. Sistem internal mengirimkan seluruh pembaruan status transaksi langsung menuju nomor kontak WhatsApp milik nasabah.
"Seluruh inovasi yang kami hadirkan hari ini merupakan wujud komitmen Asuransi Astra untuk terus menjaga kepercayaan dan memberikan rasa aman bagi jutaan pelanggan," kata Maximiliaan.
Direktur Astra and Director in Charge Astra Financial Siswadi turut memberikan pandangan mengenai esensi pelayanan. Direksi lain yang hadir mencakup Marketing Retail and Digital Business Director bernama Dedi Arman.
"Teknologi memang berada di layar, tetapi tujuan akhirnya tetap manusia," kata Siswadi.
Transformasi digital perusahaan telah dirintis sejak tahun 2015 melalui peluncuran aplikasi kendaraan bernama Otocare. Perusahaan kemudian memperluas jangkauan layanan kesehatan dengan meluncurkan aplikasi Medcare pada tahun 2016 berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....