KAI, Gojek, dan Pemkot Bogor Perkuat Transportasi Kota Bogor
- 08 Sep 2026 02:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KAI, Gojek, dan Pemkot Bogor memperkuat sinergi ekosistem transportasi publik terintegrasi di Kota Bogor.
- Layanan Bogor Line mencatatkan volume 105,7 juta pengguna dengan rata-rata 435 ribu penumpang per hari.
- Gojek menyediakan titik jemput Instant di 37 stasiun untuk mempermudah konektivitas mobilitas digital masyarakat.
RRI.CO.ID, Bogor - KAI, Gojek, dan Pemkot Bogor memperkuat ekosistem transportasi terintegrasi yang melayani 105.704.913 pengguna Bogor Line. Layanan kereta komuter tersebut mencatatkan volume rata-rata harian mencapai 435 ribu pengguna di Kota Bogor.
Sinergi pengembangan perkeretaapian dan kawasan stasiun tersebut disepakati secara resmi pada Senin, 7 September 2026. Kerja sama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencakup penataan kawasan stasiun dan mobilitas digital.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan tiga konsep utama pengembangan mencakup konektivitas, identitas, serta aspek spasialitas. Ruang lingkup kerja sama mencakup Stasiun Bogor, Stasiun Sukaresmi, Stasiun Ciomas, hingga ke Stasiun Batu Tulis.
“Bogor dan Kabupaten Bogor memiliki jumlah penduduk sekitar 6,9 juta jiwa dengan mobilitas masyarakat yang tinggi menuju Jakarta dan kawasan sekitarnya. Sekitar 130 ribu masyarakat per hari dilayani oleh KRL dari wilayah Bogor. Karena itu, pengembangan kawasan stasiun perlu memperkuat konektivitas antara kereta api, transportasi lanjutan, dan aktivitas masyarakat,” ujar Bobby.
Bobby menegaskan komitmen penataan kawasan stasiun dengan tetap menjaga nilai sejarah serta unsur budaya lokal. Pengembangan peron enam, tujuh, dan delapan terbukti mampu meningkatkan kapasitas pelayanan stasiun sebesar 30 persen.
“Selain konektivitas, Stasiun Bogor memiliki identitas sejarah yang kuat sebagai kawasan heritage. Pengembangannya akan tetap menjaga unsur budaya dan sejarah, sekaligus menghadirkan ruang yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Melalui konsep spasialitas, kawasan stasiun diharapkan dapat berkembang menjadi pusat konektivitas dan aktivitas ekonomi Kota Bogor,” kata Bobby.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengapresiasi langkah penataan kawasan Stasiun Bogor yang bernilai sejarah tinggi. Kerja sama kawasan stasiun mencakup pengaturan arus lalu lintas serta penataan pelaku UMKM di sekitarnya.
“Stasiun Bogor memiliki nilai sejarah yang sangat kuat bagi Kota Bogor. Penataan kawasan ini menjadi kesempatan untuk menghadirkan kawasan yang lebih tertata dengan tetap mempertahankan karakter sejarahnya,” ujar Dedie.
Dedie menjelaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi bersama manajemen KAI secara berkelanjutan dan intensif. Penyusunan kajian teknis dan inventarisasi data disiapkan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya kawasan pendukung Kota Bogor.
“Pemerintah Kota Bogor akan terus memperkuat koordinasi dengan KAI dalam penataan kawasan sekitar stasiun, termasuk pengelolaan lalu lintas, penataan PKL, dan pengembangan ruang publik agar kawasan semakin nyaman bagi masyarakat,” ucap Dedie.
Chief of Partnership GoTo Henky Prihatna menyampaikan apresiasi atas terwujudnya integrasi transportasi kawasan stasiun tersebut. Inisiatif kerja sama mencakup integrasi fitur GoTransit yang telah berjalan secara efektif sejak tahun 2022.
“Gojek turut menjadi bagian dengan menghadirkan titik jemput GoRide dan GoCar Instant di 37 stasiun, termasuk di Stasiun Bogor. Kami berharap ini dapat membuat perjalanan masyarakat semakin mudah dan nyaman dari rumah ke stasiun, melanjutkan perjalanan dengan kereta, hingga sampai ke tujuan. Di saat yang sama, kami juga berharap agar kerja sama dan integrasi ini dapat membuka peluang pendapatan yang berkelanjutan bagi Mitra Driver Gojek,” ujar Henky.
Ia menegaskan bahwa pengembangan sistem transportasi publik membutuhkan skema konektivitas yang kuat serta menyeluruh. KAI Group menjajaki pemanfaatan teknologi pembayaran digital GoPay pada aplikasi Access by KAI tersebut.
“Transportasi publik masa depan membutuhkan konektivitas yang menyeluruh. KAI akan terus memperkuat kolaborasi agar perjalanan masyarakat semakin terhubung, mulai dari kawasan tempat tinggal, stasiun, hingga tujuan akhir,” ucap Bobby.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....