Pengguna Kereta Api Wisatawan Mancanegara Januari-Agustus Nyaris 500 Ribu Orang
- 05 Sep 2026 02:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia melayani sebanyak 498.232 wisatawan mancanegara sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
- Stasiun Yogyakarta menjadi titik keberangkatan terfavorit dengan jumlah pelanggan asing mencapai 93.189 orang.
- Volume pengguna kereta api dari kalangan turis asing mengalami kenaikan sebesar 3,83 persen pada 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melayani 498.232 wisatawan mancanegara pada periode Januari hingga Agustus 2026. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 3,83 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 lalu.
Pertumbuhan jumlah pelanggan asing ini menghasilkan tambahan sebanyak 18.371 pengguna moda transportasi massal tersebut. Penggunaan layanan kereta api oleh pelancong luar negeri terus mencatatkan tren positif dalam lima tahun.
KAI merilis data perkembangan volume penumpang ini di Jakarta pada Jumat, 4 September 2026. Jumlah penumpang asing tercatat sebanyak 170.094 orang pada 2022 dan meningkat menjadi 383.732 pada 2023.
Pertumbuhan volume berlanjut mencapai 447.655 pelanggan pada 2024 sebelum menyentuh 479.861 orang pada 2025. Bulan Juli 2026 menjadi periode puncak perjalanan turis asing dengan total volume mencapai 96.940 orang.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan peranan penting konektivitas kereta api antardaerah. Volume perjalanan turis luar negeri berikutnya tercatat sebanyak 92.418 orang pada bulan Agustus 2026.
“Kereta api menghubungkan berbagai kota dengan karakter destinasi yang beragam, mulai dari kawasan budaya, wisata alam, hingga pusat ekonomi. KAI terus menjaga kualitas layanan agar perjalanan wisatawan mancanegara semakin nyaman dan memberikan pengalaman yang baik selama berada di Indonesia,” ujar Anne.
Perjalanan wisatawan mancanegara pada Juni 2026 juga mencatatkan angka tinggi yaitu sebanyak 67.290 penumpang. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total kunjungan wisatawan asing ke Indonesia mencapai 9,09 juta.
Capaian kunjungan turis internasional nasional tersebut berlangsung sepanjang periode Januari sampai Juli 2026 lalu. Stasiun Yogyakarta menjadi lokasi keberangkatan terfavorit utama dengan melayani sejumlah 93.189 pelanggan wisatawan asing.
Stasiun Gambir menempati urutan kedua lokasi keberangkatan turis asing dengan mencatatkan sejumlah 84.011 pengguna. Stasiun Bandung menyusul pada peringkat ketiga setelah memberangkatkan sebanyak 45.400 orang pelanggan mancanegara tersebut.
Stasiun Pasar Senen melayani 25.080 wisatawan asing dan Stasiun Surabaya Gubeng mencatat 24.543 pengguna. Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng memberangkatkan 18.032 pelancong serta Stasiun Malang melayani 17.391 pelanggan.
Stasiun Probolinggo melayani 12.148 wisatawan, Surabaya Pasar Turi 11.491 orang, dan Solo Balapan 10.158 pelanggan. Jaringan jalan rel ini menghubungkan kota budaya hingga pusat ekonomi di wilayah Pulau Jawa.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menegaskan peran strategis konektivitas pariwisata nasional. Layanan moda transportasi kereta api ini menghubungkan antarwilayah utama pada berbagai lokasi Pulau Jawa.
“Pertumbuhan wisatawan mancanegara menjadi peluang bagi seluruh ekosistem transportasi untuk menghadirkan perjalanan yang semakin terintegrasi. KAI terus memperkuat layanan agar kereta api dapat menjadi bagian dari perjalanan wisatawan dalam mengenal lebih banyak destinasi Indonesia,” kata Wisnu.
Peningkatan jumlah pelanggan mancanegara tersebut menjadi salah satu indikator penting penyediaan mobilitas perjalanan wisata. KAI terus mengoptimalkan peran moda transportasi massal ini guna mendukung mobilitas masyarakat dan wisatawan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....