Integrasi Stasiun Karet-Sudirman Baru Tingkatkan Akses Pelanggan

  • 05 Sep 2026 01:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia memperkuat integrasi Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru guna meningkatkan kenyamanan pelanggan.
  • KAI mencatat aktivitas pelanggan di kedua stasiun mencapai 6.702.680 pergerakan sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
  • Pengelola membangun fasilitas travelator serta menata jalur pedestrian untuk memperlancar perpindahan penumpang antarkawasan.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperkuat integrasi Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru bagi kenyamanan pelanggan. Penataan kawasan kedua stasiun menghadirkan konektivitas antarmoda transportasi rel perkotaan yang lebih tertata dan optimal.

Kedua stasiun melayani 6.702.680 aktivitas pelanggan Commuter Line sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026. Total aktivitas tersebut meliputi 4.909.334 pengguna di Karet dan 1.793.346 pengguna di Sudirman Baru.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan keterangan resmi pada Jumat, 4 September 2026. Pengembangan fasilitas stasiun menjadi bagian langkah strategis dalam meningkatkan keterhubungan layanan transportasi rel perkotaan.

“Stasiun Karet tetap memiliki peran sebagai pintu akses pelanggan. Melalui pengembangan fasilitas ini, KAI menata akses dan area pendukung agar pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman, aman, dan tertata yang terpusat di Stasiun Sudirman Baru,” ujar Anne.

KAI melakukan penataan lanskap stasiun dan menyediakan area drop off bagi armada ojek online. Pemanfaatan area stasiun serta penataan koridor pejalan kaki menciptakan akses perjalanan yang lebih nyaman.

KAI menyiapkan fasilitas penghubung berupa satu unit travelator datar sepanjang 20 meter antarkawasan stasiun. Dua unit travelator vertikal turut dipasang guna mempermudah mobilitas pelanggan menuju layanan kereta rel.

Pengembangan sisi Kendal dilakukan melalui penambahan eskalator akses pejalan kaki dan pemasangan kanopi selasar. Penataan area pedestrian dan akses kendaraan lanjutan mampu mengurangi kepadatan di sekitar Stasiun Karet.

Stasiun Karet mulai beroperasi pada 1922 dan menjadi bagian perkembangan Kereta Rel Listrik (KRL). Stasiun Sudirman Baru mulai beroperasi melayani perjalanan kereta api pada periode tahun 2017 hingga 2018.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menegaskan komitmen peningkatan fasilitas layanan publik. Pengembangan fasilitas stasiun menjawab kebutuhan mobilitas harian masyarakat Jabodetabek yang terus berkembang setiap tahun.

“Melalui pengembangan Stasiun Karet dan konektivitas menuju Stasiun Sudirman Baru, KAI menghadirkan akses pelanggan yang lebih tertata dengan fasilitas pendukung perjalanan yang semakin baik. Penguatan fasilitas ini mendukung pengalaman perjalanan Commuter Line yang lebih nyaman bagi masyarakat,” kata Wisnu Pramudya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....