Lalamove Catat Kenaikan Permintaan Pindahan di Kota Pelajar

  • 28 Agt 2026 07:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Dimulainya tahun ajaran baru dan rangkaian orientasi mahasiswa, Lalamove mencatat peningkatan kebutuhan layanan pengiriman. Tepatnya untuk keperluan pindahan di sejumlah kota pendidikan Indonesia.

Malang, Yogyakarta, dan Semarang mencatat rekor jumlah order tertinggi sepanjang layanan Lalamove beroperasi di masing-masing kota. Yaitu pada periode akhir Juli hingga awal Agustus 2026.

Peningkatan ini sejalan dengan mobilitas mahasiswa. Terutama mahasiswa baru, yang mulai berpindah ke kos, asrama, maupun tempat tinggal sewa di kota tujuan pendidikan.

Perpindahan tersebut turut mendorong kebutuhan akan layanan pengiriman yang mampu mengangkut berbagai barang personal secara praktis, terjangkau, dan fleksibel. Di Malang, rekor order terjadi pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026, dengan pertumbuhan order selesai sebesar 31,9 persen secara bulanan.

Merjosari dan Dinoyo menjadi dua lokasi tujuan pengantaran teratas, yang dikenal memiliki aktivitas hunian mahasiswa yang tinggi. Pick-up bak dan van menjadi jenis kendaraan yang paling banyak digunakan pengguna untuk kebutuhan pindahan.

Sementara itu, Yogyakarta mencatat rekor order pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026 dengan pertumbuhan order selesai mencapai 32,8 persen secara bulanan. Kawasan Depok dan Mlati menjadi lokasi tujuan pengantaran dengan permintaan tertinggi.

Sebagai salah satu kota dengan budaya kos dan kehidupan mahasiswa yang kuat, Yogyakarta kembali menunjukkan tingginya kebutuhan layanan. Yang dapat membantu mahasiswa berpindah tempat tinggal secara lebih mudah.

Semarang juga mencatat rekor order pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026. Permintaan pengiriman banyak mengarah ke kawasan Tembalang dan Gunungpati, yang berada di sekitar pusat aktivitas perguruan tinggi.

Seperti Malang, pick-up bak dan van juga menjadi armada yang paling banyak digunakan pengguna di kota ini. Managing Director Lalamove Indonesia Andito B. Prakoso, mengatakan pada awal tahun ajaran, perpindahan mahasiswa ke kota perantauan menjadi salah satu momen ketika kebutuhan pengiriman meningkat.

"Mahasiswa perlu membawa berbagai barang ke tempat tinggal barunya untuk mendukung aktivitas sehari-hari dan perkuliahan. Lalamove memudahkan proses pindahan melalui aplikasi," katanya.

"Mulai dari memilih kendaraan, mengetahui harga di awal, hingga memantau perjalanan secara real-time, dengan pick-up bak dan van sebagai pilihan favorit. Kedua armada ini memang menjadi pilihan yang tepat karena mampu mengangkut banyak barang dalam satu kali perjalanan, dengan tarif yang tetap terjangkau bagi mahasiswa."

Selain tiga kota tersebut, Bandung turut memperlihatkan tren serupa sebagai salah satu tujuan utama pendidikan tinggi di Indonesia. Lalamove mencatat rekor jumlah order di Bandung selama tiga hari, yaitu pada 3, 5, dan 7 Agustus 2026.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa momentum awal tahun ajaran turut mendorong mobilitas dan kebutuhan pindahan mahasiswa di berbagai kota pendidikan. Tren ini memperlihatkan perubahan cara generasi muda mengelola kebutuhan pindahan.

Dengan pemesanan berbasis aplikasi, informasi harga yang transparan di awal, pelacakan pengemudi secara langsung. Serta opsi pembayaran yang praktis, mahasiswa dapat mengatur perpindahan ke tempat tinggal baru tanpa harus mengandalkan proses pindahan konvensional.

Beberapa fitur seperti extra helper dan door-to-door juga mempermudah para mahasiswa dalam proses pengangkutan barang hingga pengantaran sampai ke lantai atas, yang biasanya hanya dilakukan sendiri. Lalamove berkomitmen untuk terus menyediakan layanan pengiriman yang mudah diakses, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di berbagai momen penting, termasuk ketika mahasiswa memulai perjalanan akademik di kota baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....