KAI Siapkan 1.232 Unit Hunian TOD Manggarai
- 20 Agt 2026 22:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan 1.232 unit hunian terintegrasi transportasi publik di Manggarai.
- Pengembangan kawasan awal hunian tersebut mencakup lahan Blok F dan Blok G secara keseluruhan.
- Pelaksanaan peletakan batu pertama proyek hunian tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 21 Agustus 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan 1.232 unit hunian Transit-Oriented Development Manggarai Jakarta Selatan. Area pengembangan awal kawasan hunian terintegrasi transportasi tersebut mencakup lokasi Blok F dan G.
Blok F tercatat memiliki luas lahan fisik sekitar 15.014 meter persegi di dalam kawasan. Sementara itu area tanah Blok G disiapkan dengan luas fisik sekitar 6.925 meter persegi.
Total area pengembangan tanah dua blok tersebut mencapai luas keseluruhan sekitar 2,19 hektare lokasi. Badan usaha milik negara publik ini menyampaikan rilis data pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Rencana pembangunan area hunian tersebut mencakup penyediaan unit pilihan tipe 28, 36, dan 45. Pelaksanaan peletakan batu pertama atau groundbreaking kawasan tersebut dijadwalkan pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin memberikan keterangan mengenai integrasi kawasan hunian. Pihak pengelola menyiapkan fungsi retail khusus untuk mendukung pemenuhan kebutuhan serta aktivitas harian masyarakat.
“Kedekatan antara hunian dan transportasi publik dapat membuat perjalanan masyarakat lebih efisien. Di Manggarai, konektivitas menjadi bagian penting agar kawasan hunian dapat terhubung dengan stasiun dan berbagai aktivitas sehari-hari,” ujar Bobby.
KAI sedang melakukan koordinasi dalam penyusunan Master Plan kawasan terintegrasi sesuai ketentuan yang berlaku. Penyusunan dokumen Panduan Rancang Kota (PRK) juga dipersiapkan demi melengkapi seluruh tahapan proses pengembangan.
VP Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan tata cara penataan kawasan secara lebih terperinci. Kawasan Transit-Oriented Development tersebut dirancang menjadi pusat moda transportasi terpadu bagi kemudahan seluruh pengguna.
“Pengembangan Blok F dan G menjadi bagian dari penataan Manggarai secara bertahap. KAI akan menjaga agar pengembangan kawasan tetap selaras dengan transportasi, konektivitas, dan kebutuhan masyarakat,” kata Anne Purba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....