PLN Berhasil Pulihkan Total Kelistrikan Flores Pasca Gempa M7,7

  • 19 Agt 2026 00:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT PLN telah memulihkan seluruh sistem kelistrikan terdampak gempa M7,7 di Flores pada Selasa, 18 Agustus 2026.
  • Sebanyak 1.144 personel PLN dikerahkan secara bertahap untuk melakukan penormalan jaringan dan infrastruktur listrik di daerah terdampak.
  • PLN turut menyalurkan bantuan logistik dan fasilitas darurat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan kepada masyarakat.

RRI.CO.ID, Labuan Bajo - PT PLN berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan Flores pascabencana gempa bumi berkekuatan M7,7. Seluruh pelanggan yang terdampak kini kembali menikmati pasokan listrik sejak Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 17.40 WITA.

Pemulihan jaringan listrik tersebut mencakup wilayah kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Labuan Bajo dan pulau sekitarnya. Keberhasilan penanganan darurat bencana ini tercipta berkat kolaborasi erat antara lintas lembaga pemerintah serta masyarakat setempat.

Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kesigapan jajaran petugas lapangan. Penanganan cepat gangguan kelistrikan dinilai sangat vital bagi pemulihan roda perekonomian warga di daerah terdampak.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur mengucapkan terima kasih kepada PLN, baik Direksi di pusat maupun juga General Manager di NTT dan khususnya wilayah Flores, beserta semua tim lapangan yang telah bekerja dengan luar biasa sejak hari pertama sampai saat ini untuk memulihkan listrik di Flores maupun juga di pulau-pulau sekitarnya agar bisa digunakan dengan baik lagi oleh masyarakat,” ujar Melki.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen BUMN untuk selalu hadir mendampingi masyarakat pada masa krisis. Tim teknis dikerahkan secara terukur guna mempercepat perbaikan infrastruktur energi yang rusak akibat goncangan gempa.

“Alhamdulillah, kita bisa menuntaskan pemulihan sistem kelistrikan di Flores. Sejak gempa terjadi, teman-teman PLN langsung bergerak, bekerja siang dan malam, mendatangi satu per satu lokasi yang terdampak. Tidak mudah, tetapi semangatnya satu, bagaimana listrik bisa kembali normal dan masyarakat bisa segera menjalankan aktivitasnya,” ujar Darmawan.

Darmawan mengungkapkan bahwa dukungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM amat membantu proses pemulihan. Sinergi bersama jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD memperlancar seluruh kegiatan operasional pemulihan lapangan.

“Kami tidak bekerja sendiri. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas dukungan dan koordinasinya dalam proses pemulihan ini. Apresiasi juga kami sampaikan kepada pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan masyarakat yang ikut membantu di lapangan. Ada yang membantu membuka akses, memberikan informasi mengenai kondisi wilayah, sampai mendukung petugas ketika melakukan pemulihan. Semangat gotong royong seperti inilah yang membuat kita bisa melewati situasi yang sulit bersama-sama,” kata Darmawan.

Ia menambahkan bahwa kestabilan aliran energi listrik sangat menentukan geliat industri pariwisata di wilayah Nusa Tenggara. Fasilitas publik dan sarana penunjang warga di pusat kota telah beroperasi secara normal tanpa hambatan.

“Pemulihan kelistrikan di Labuan Bajo menjadi bagian dari dukungan PLN bagi keberlanjutan aktivitas ekonomi dan pariwisata di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) ini. Kami ingin memastikan kelistrikan terus mendukung Labuan Bajo sebagai salah satu gerbang utama pariwisata Indonesia Timur,” ucap Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur F Eko Sulistyono menjelaskan penanganan sistematis pascadampak gempa. Pemetaan komprehensif dilakukan secara menyeluruh guna mendeteksi lokasi titik kerusakan pada setiap gardu listrik.

“Sejak gempa terjadi, kami langsung melakukan asesmen terhadap kondisi jaringan di seluruh wilayah terdampak. Kami menerjunkan 1.144 personel untuk melakukan pengamanan, perbaikan, dan penormalan secara bertahap,” kata Eko.

Eko menyatakan bahwa perseroan turut memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak melalui program tanggung jawab sosial. Penyaluran logistik tersebut dilaksanakan melalui koordinasi intensif bersama dinas sosial dan dinas terkait di daerah.

“Di situasi seperti ini, yang paling penting adalah bagaimana kita bisa ikut meringankan beban masyarakat. Di samping petugas di lapangan terus memulihkan listrik, kami juga menyalurkan bantuan berupa fasilitas penerangan darurat, paket pangan dan logistik, paket kesehatan dan medis, paket khusus balita dan anak, serta paket kebersihan dan sanitasi,” ucap Eko.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....