PLN Berhasil Pulihkan Pasokan Utama Listrik Flores Usai Gempa M7,7

  • 16 Agt 2026 22:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT PLN berhasil memulihkan 100 persen gardu induk di Flores pascabencana gempa bumi M7,7.
  • Tim lapangan PLN mempercepat perbaikan satu penyulang listrik dan tiang roboh terdampak gempa serta longsor.
  • Pemulihan kelistrikan diprioritaskan untuk mengamankan fasilitas vital masyarakat dan daerah pengungsian di Flores.

RRI.CO.ID, Labuan Bajo - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berhasil memulihkan sebelas unit Gardu Induk terdampak gempa bumi. Penanganan darurat tersebut dilakukan setelah bencana gempa tektonik M7,7 mengguncang Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Pemulihan gardu induk secara menyeluruh itu rampung dalam waktu kurang dari 12 jam penanganan. Infrastruktur utama tersebut kini beroperasi kembali penuh guna menyalurkan daya menuju jaringan distribusi setempat.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo terjun langsung untuk memantau percepatan pemulihan kelistrikan di wilayah Flores. Proses pengamanan infrastruktur dilakukan secara bertahap demi menjaga keselamatan para petugas lapangan serta warga.

“Alhamdulillah, dari sisi pembangkitan Daya Mampu Pasok sudah mencapai 111 MW. Ini lebih dari cukup untuk melayani beban saat ini sekitar 95 MW maupun kondisi normal sekitar 105 MW. Seluruh 11 Gardu Induk juga sudah pulih 100 persen. Artinya, dari sisi pasokan utama kita sudah sangat siap,” ujar Darmawan.

Darmawan mengapresiasi dukungan sinergis dari pemerintah daerah bersama jajaran instansi keamanan dalam proses pemulihan. Sektor penunjang keselamatan publik dan fasilitas pelayanan vital kini menjadi prioritas utama penanganan kelistrikan.

“Terima kasih atas dukungan dan kolaborasi Pemerintah Daerah, BPBD, TNI, dan Polri yang bersama-sama mendukung upaya pemulihan PLN di lapangan. Sinergi ini sangat membantu kami menghadapi berbagai tantangan dan mempercepat proses pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak,” kata Darmawan.

Ia menjelaskan bahwa tim di lapangan fokus memperbaiki satu jalur penyulang yang masih mengalami gangguan. Gangguan pasokan listrik tersebut disebabkan oleh material longsoran tanah serta sejumlah tiang jaringan roboh.

“Seluruh kekuatan dan personel kami kerahkan secara all-out untuk memperbaiki dan mengganti tiang-tiang yang rusak. Kami berharap penyulang yang masih mengalami gangguan dapat segera dipulihkan hari ini, sepanjang kondisi kebencanaan memungkinkan,” ucap Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur F. Eko Sulistyono memetakan kerusakan. Kabupaten Nagekeo dan Reo dilaporkan menjadi area penerima dampak kerusakan paling parah akibat guncangan gempa.

“Kami mengerahkan personel, material, dan peralatan secara masif dan terfokus ke wilayah Nagekeo dan Reo. Apabila diperlukan, dukungan tambahan akan segera dimobilisasi dari wilayah lain untuk mempercepat pemulihan jaringan dan memastikan pelanggan di wilayah terdampak dapat kembali mendapatkan pasokan listrik,” ujar Eko.

Eko menegaskan komitmen penanganan darurat terus dilakukan secara intensif bersama jajaran gabungan instansi terkait. Koordinasi rapat lapangan secara rutin dilaksanakan demi memastikan percepatan pemulihan kelistrikan berjalan tanpa kendala.

“Kami akan terus mengawal langsung sampai seluruh pelanggan kembali menyala. Namun, di tengah kondisi gempa susulan yang masih terjadi, keselamatan personel tetap menjadi prioritas. Kita harus bergerak cepat, tetapi tetap memastikan setiap langkah di lapangan dilakukan dengan aman,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa pemulihan jaringan kelistrikan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan energi fasilitas pelayanan umum. Pasokan listrik menuju rumah sakit, bandar udara, serta lokasi pengungsian warga menjadi sasaran prioritas utama.

“PLN akan terus berada di lapangan dan bekerja bersama seluruh pihak hingga kondisi kelistrikan kembali normal. Kecepatan pemulihan penting, tetapi keselamatan masyarakat dan petugas tetap menjadi yang utama,” ucap Eko.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....