Kemendag Bagikan Hadiah Gawai bagi UMKM Lokal Kreatif

  • 14 Agt 2026 01:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Perdagangan menyerahkan hadiah gawai guna memicu motivasi wirausahawan lokal dalam meningkatkan mutu produk mereka.
  • Pihak manajemen Shopee Indonesia menyalurkan alokasi kupon subsidi belanja secara rutin demi mendongkrak penjualan produk domestik.
  • Pelaku usaha kriya kain daur ulang sukses mencatatkan volume penjualan produk yang tinggi dalam sekali transaksi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) membagikan gawai pintar kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan motivasi serta kualitas produk niaga milik wirausahawan dalam ekosistem digital nasional.

Kegiatan edukasi interaktif ini dikemas dalam rangkaian peluncuran program akselerasi pemasaran produk lokal nusantara. Sosialisasi kebijakan terbaru tersebut resmi berlangsung secara tertib di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Menteri Perdagangan Budi Santoso menggunakan pendekatan unik untuk memicu semangat juang para pedagang lokal. Tantangan menjawab kuis wawasan umum itu digelar pada hari Kamis, 13 Agustus 2026.

"Oke jadi, jadi nanti ada tiga yang maju ya, kalau bisa menjawab, menjawab pertanyaan... Kalau bisa menjawab lho, kalau gak bisa ya gak lolos. Kalau bisa menjawab pertanyaan nanti dikasih HP," ujar Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Ia mengimbau para pedagang lokal agar lebih luwes menyelaraskan karakteristik produk dengan kehendak konsumen. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu merangsang kemampuan berpikir kritis penjual dalam merespon kebutuhan pasar global.

"Ibu pelajari ya, Ibu harus bisa pelajari pasar maunya yang kayak apa gitu ya, jadi Ibu jangan ngotot dengan produk Ibu kalau misalnya gak laku, 'Oh maunya apa sih pasar itu?' ya, dipelajari, Ibu sesuaikan," kata Budi Santoso.

Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang turut memberikan dukungan moral secara langsung. Platform belanja digital nasional ini berupaya memfasilitasi kebutuhan pemasaran produk lokal agar semakin dikenal luas.

"Terus semangat yang besar-besar dari fotonya. Mudah-mudahan kita satu rasa hari ini," ujar Balques Manisang.

Ia menyatakan bahwa pihak manajemen terus menggulirkan alokasi kupon subsidi belanja bagi masyarakat luas. Upaya ini terbukti efektif untuk menstimulasi daya beli masyarakat terhadap barang produksi dalam negeri.

"(Sebanyak-red) 130.000 voucher sudah dibagikan setiap bulannya, dan jumlah waktu voucher sudah habis dalam waktu 7 jam saja, Pak. Tidak pakai lama," kata Balques Manisang.

Pelaku usaha kriya daur ulang Syalia menjelaskan besarnya potensi serapan pasar kain perca tradisional. Kebutuhan hiasan sandang khas nusantara ini dinilai sangat menjanjikan jika dikelola dengan sistem manajemen handal.

"Di dalam negeri itu hanya event. Betul. Jadi, tapi pembelian di dalam negeri itu bisa sampai 1.000 piece, Pak, kalau ada yang masuk, satu kali pembelian," ucap Syalia.

Pendampingan teknis serta penyaluran stimulus gawai terbukti efektif mematangkan kesiapan mental bersaing para pedagang. Kolaborasi berkelanjutan ini diharapkan mampu mengokohkan kedaulatan pasar domestik serta memproteksi keselamatan hak konsumen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....