Empat Miliar Produk Lokal Terjual Melalui Akselerasi
- 14 Agt 2026 00:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Shopee Pilih Lokal mencatatkan penjualan sebanyak 4 miliar produk UMKM sejak tahun 2022.
- Kementerian Perdagangan mendukung penerapan sistem belanja gabungan untuk melindungi hak konsumen.
- Pihak swasta menyediakan koridor logistik terpadu guna memperluas jangkauan pasar produk lokal.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kanal Shopee Pilih Lokal mencatatkan penjualan sebanyak empat miliar produk lokal sejak tahun 2022. Capaian tersebut dipaparkan dalam Peluncuran Program Akselerasi Produk Lokal di kawasan Taman Mini Indonesia Indah.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mendukung penerapan metode berniaga secara gabungan di tengah masyarakat. Selain itu, Budi menganggap transaksi fisik tetap dibutuhkan sebagai sarana perlindungan hak konsumen dalam menilai barang.
"Karena sekarang kan mereka menggunakan sistem hybrid. Ya, dia punya offline, tetapi dia juga... online, ya," kata Budi Santoso pada kegiatan yang berlangsung Kamis, 13 Agustus 2026.
"Karena, karena apa ya? Orang itu butuh experience gitu kan ya. Jadi pergi ke mall itu jalan-jalan sambil lihat produk, itu juga perlu," ujar Budi Santoso.
Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang mengonfirmasi memperbesar nilai insentif belanja demi menarik minat beli. Transaksi berskala besar memerlukan dukungan alokasi subsidi promosi yang melimpah.
"Ini top produk lokal kita, gitu ya. Sudah hadir dari 2022, Pak. Dan alhamdulillah sejak tahun 2022 sudah ada 4 miliar produk yang berhasil terjual melalui kanal Shopee Pilih Lokal ini," kata Balques Manisang.
"Jadi Mei, Juni, Juli, Agustus, mungkin hanya sekitar hampir 4 bulan saja sudah Rp100 milar (nilai insentifnya-red). Nah kalau kita lebih semangat lagi nanti Shopee mau ngasih lebih lagi Pak, insaallah gitu," ucap Balques Manisang.
Owner Madu Azzura & Zenita Fikri menceritakan cerita sukses memasarkan komoditasnya hingga menembus pasar konsumen luar negeri. Keberhasilan penetrasi pasar luar negeri diharapkan mampu menggerakkan motivasi para pelaku usaha kecil lainnya.
"Baju saya udah kirim ratusan lah, hampir ribuan deh. Pengiriman ke Malaysia, Singapura banyaknya. Nomor satu Malaysia, nomor dua Singapura," kata Fikri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....