Shopee dan Kemendag Salurkan Rp100 Miliar untuk Usaha Lokal

  • 13 Agt 2026 20:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Shopee Indonesia menyalurkan dukungan dana senilai lebih dari Rp100 miliar untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
  • Kementerian Perdagangan mendorong transparansi informasi biaya administrasi demi melindungi hak penjual dan konsumen digital.
  • Pelaku usaha lokal mengoptimalkan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat internasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Shopee Indonesia menyalurkan dukungan dana senilai lebih dari Rp100 miliar bagi pelaku usaha lokal. Dukungan ini berasal dari Shopee yang dijalankan bermitra dengan Kementerian Perdagangan untuk menyokong pelaku usaha dalam negeri.

Program Akselerasi Usaha Lokal resmi diluncurkan pada Kamis, 13 Agustus 2026 bersama Kementerian Perdagangan. Inisiatif baru ini menghadirkan enam manfaat strategis demi mendorong pertumbuhan bisnis para penjual domestik.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengapresiasi langkah konkret platform e-commerce dalam mendukung produk lokal. Pemerintah mewajibkan transparansi informasi biaya administrasi agar hak para konsumen dan penjual terlindungi secara adil.

"Jadi kalau di aturan di Permendag 19 itu kan transparansi, kemudian juga harus ada pemberitahuan ya. Itu bagian dari transparansi, ya," ujar Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Saat Menteri Perdagangan Budi Santoso (tengah) diminta foto bersama salah satu UMKM binaan Shoppe Indonesia, Hijaberlin (kiri) didampingi Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang di sela-sela peluncuran 'Program Akselerasi Usaha Lokal' di TMII, Kamis, 13 Agustus 2026, (Foto: RRI/Danang Sundoro)

Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang memaparkan kesiapan fasilitas pendukung legalitas usaha. Penyelenggaraan kegiatan strategis ini berlokasi di kawasan Taman Mini Indonesia Indah untuk menjangkau masyarakat luas.

"Ada booth halal, ada booth NIB, ada booth SNI. Jadi, mudah-mudahan bisa melihat nih bagaimana kenyamanan itu bisa dibangun sehingga menjadi kebutuhan bahwa produk yang standar mudah-mudahan bisa juga membantu mengakselerasi jualan mereka nanti, dan kita komitmen di Shopee konsisten gimana caranya kita di bawah naungan Kementerian Perdagangan bisa membuat ini menjadi nyata dan konkret," kata Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang.

Balques menjelaskan bahwa dasbor informasi baru disiapkan untuk mempermudah pemantauan struktur biaya program promosi. Fitur tersebut memberikan transparansi penuh sehingga pelaku usaha dapat mengevaluasi keikutsertaan program secara berkala.

"Dashboard ini juga menghadirkan transparansi informasi soal detail program dan struktur biaya yang jelas untuk setiap program promosi opsional. Jadi, nanti nggak ada lagi insaallah ketika seller masuk ke sini, pertanyaan: 'Duh, saya ada di program apa aja ya, Pak?' tapi sudah centang centang semua," ujar Balques Manisang.

Pemilik jenama Madu Azzura dan Zenita Fikri menceritakan pengalaman keberhasilan melakukan transformasi pemasaran secara digital. Pelaku usaha mikro kini memanfaatkan platform daring untuk menjangkau pasar nasional secara lebih efisien.

"Dulunya, saya pakai reseller juga, jadi kayak nitip di toko. Tapi sekarang udah 99 persen online, termasuk Shopee," kata Fikri, Owner Madu Azzura & Zenita.

Pelaku usaha fesyen ramah lingkungan Syalia mengungkapkan keberhasilan penetrasi produk lokal ke pasar internasional. Penguatan posisi merek dalam negeri secara sistematis mampu menekan potensi masuknya barang impor ilegal.

"Saya juga sama, sudah ekspor juga dari Shopee di Filipina, Malaysia, dan Singapura. Ekspor saya itu per bulan dari mulai 1 piece sampai 100 piece per bulannya," ucap Syalia.

Pemerintah secara konsisten mengurasi komoditas unggulan daerah agar mampu menembus jaringan ritel modern nasional. Keberhasilan transformasi ekonomi digital membutuhkan peran aktif masyarakat dalam memprioritaskan pembelian produk dalam negeri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....