Mendag Dorong ASN Kemendag Purnabakti Tetap Berkarya lewat Wirausaha

  • 13 Agt 2026 17:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong ASN purnabakti Kementerian Perdagangan untuk tetap berkarya melalui kegiatan wirausaha.
  • Budi Santoso memandang masa pensiun bukan penghalang untuk melanjutkan aktivitas dan mencoba hal-hal baru.
  • Kementerian Perdagangan menyelenggarakan lokakarya 'Purnabakti Berwirausaha: Dari Pengabdian Menuju Kesejahteraan' bersama Indomaret dan Bank Rakyat Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong Aparatur Sipil Negara Kementerian Perdagangan purnabakti tetap berkarya melalui kegiatan wirausaha. Budi menilai masa pensiun bukan penghalang untuk terus beraktivitas dan mencoba hal-hal baru.

Budi menyampaikan dorongan tersebut saat memberikan sambutan pada lokakarya “Purnabakti Berwirausaha: Dari Pengabdian Menuju Kesejahteraan”. Kementerian Perdagangan menggelar lokakarya tersebut bersama Indomaret dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Masa pensiun menjadi kesempatan untuk mempunyai kebebasan dan waktu untuk berkarya. Bapak dan Ibu dapat memanfaatkan masa purnabakti dengan berwirausaha,” ujar Budi di Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026.

Budi juga menyebut pegawai purnabakti dapat belajar menjadi eksportir melalui program UMKM BISA Ekspor. Melalui program tersebut, pelaku usaha dapat mempresentasikan produknya kepada perwakilan perdagangan RI di luar negeri yang kemudian akan mencarikan calon pembeli.

“Kemendag memiliki program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor. Bapak dan Ibu pelaku usaha presentasi ke perwakilan dagang di luar negeri, kemudian perwadag akan mencarikan buyer,” kata Budi.

Sebanyak 178 pegawai Kemendag mengikuti pembekalan persiapan purnabakti tersebut. Para peserta merupakan pegawai yang akan memasuki masa pensiun dalam empat tahun ke depan.

Budi mendorong calon purnabakti mempersiapkan usaha melalui kerja sama grosir dan bantuan permodalan yang disinergikan Kemendag. Kemendag menyinergikan program Toko Mandiri Indogrosir (TMI) dari Indomaret Group dengan dukungan pembiayaan dari BRI.

“TMI dapat dilihat sebagai skema waralaba sehingga Bapak dan Ibu dapat memulai usaha tidak dari nol. Manfaatkan garasi rumah, kemudian Indogrosir dapat mempersiapkan barang dagangan, penataan toko, hingga manajemennya,” ujar Budi.

Sekretaris Jenderal Kemendag Isy Karim mendorong calon purnabakti menumbuhkan semangat kewirausahaan sebagai bekal memasuki masa pensiun. Ia berharap peserta dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan yang produktif dan mandiri serta mengelola keuangan dengan baik di masa purnabakti.

Chief Executive Officer Indomaret Group Sinarman Jonatan menilai pembekalan tersebut menjadi persiapan bagi pegawai yang ingin berwirausaha setelah pensiun. Indomaret Group siap menawarkan pilihan produk sekaligus memberikan pembelajaran kewirausahaan kepada peserta.

“Lokakarya menjadi suatu persiapan bagi mereka yang ingin berwirausaha. Pegawai purnabakti bisa memilih kira-kira produk-produk apa yang bisa kami tawarkan, kemudian akan kami ajarkan sampai menjadi wirausaha,” kata Sinarman.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menyatakan kesiapan BRI mendukung persiapan usaha calon purnabakti. Dukungan tersebut diberikan melalui pelayanan dan sinergi bisnis untuk membantu pekerja merencanakan masa pensiun.

“Kami berusaha untuk memberikan pelayanan dan sinergi bisnis kepada Kemendag maupun kepada seluruh pekerja. Kami akan mendukung segala kebutuhan pekerja dalam merencanakan masa pensiun, khususnya persiapan purnabakti dalam berwirausaha,” ujar Aris.

Calon purnabakti Kemendag Wisnu Haryo Samudro menilai lokakarya membantu pegawai mempersiapkan masa pensiun. Ia berharap usaha di bidang jasa juga dapat difasilitasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....