PLN Jamin Listrik SEA V League 2026 di Jakarta tanpa Gangguan
- 02 Agt 2026 02:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya sukses mengawal keandalan listrik ajang SEA V League 2026 Leg 2.
- Tim PLN menyiagakan peralatan cadangan berupa UPS berkapasitas 500 kVA dan UGB berkapasitas 630 kVA di arena pertandingan.
- Sebanyak 50 personel kelistrikan bertugas selama 24 jam penuh untuk menjamin kelancaran seluruh rangkaian acara internasional.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menjaga keandalan pasokan listrik kompetisi olahraga internasional. Ajang bola voli SEA V League 2026 Leg 2 tersebut telah berlangsung tanpa gangguan sistem kelistrikan.
Pertandingan antarnegara Asia Tenggara itu digelar di Jakarta International Velodrome Rawamangun pada 22–26 Juli 2026. Pasokan listrik menjadi kunci utama operasional sistem pencahayaan arena serta penyiaran siaran langsung ke masyarakat.
Keandalan arus tenaga listrik juga mendukung fasilitas teknologi informasi serta seluruh sarana pendukung dalam arena. Perusahaan negara ini merilis data keberhasilan pengawalan daya tersebut pada Sabtu, 1 Agustus 2026 kemarin.
General Manager PT PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin menyampaikan pernyataan resminya. PLN UP3 Cempaka Putih bertindak sebagai unit penanggung jawab pelayanan kelistrikan di area Velodrome.
“PLN melakukan persiapan yang matang dengan sistem pengamanan kelistrikan berlapis yang dirancang khusus untuk gelaran ini. Dengan demikian, seluruh sistem kelistrikan beroperasi secara andal sehingga atlet dapat bertanding dengan optimal dan penyelenggara dapat menjalankan seluruh rangkaian acara dengan lancar,” ujar Andy Adcha.
Tim kelistrikan menyiapkan Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 500 kVA demi menjamin kestabilan daya arena. Pasokan cadangan tambahan disokong oleh Unit Gardu Bergerak (UGB) dengan daya sebesar 630 kVA.
Manager PLN UP3 Cempaka Putih Supriyadi menjelaskan kesiapan teknis seluruh jajaran staf pendukung di lapangan. Sebanyak 50 personel bertugas selama 24 jam memantau jaringan secara real time di lokasi.
“Setiap tahapan pengamanan telah dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan infrastruktur, pengujian sistem cadangan, hingga penempatan personel siaga di lokasi. Berkat kesiapan tersebut, seluruh pertandingan dapat berlangsung tanpa gangguan kelistrikan,” ujar Supriyadi.
Petugas lapangan bertindak cepat melakukan patroli rutin guna merespons potensi gangguan listrik secara langsung. Keberhasilan pengamanan acara olahraga ini menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....