Airlangga Yakinkan Pengusaha Tiongkok Berinvestasi di Indonesia Menguntungkan
- 24 Jul 2026 06:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meyakinkan delegasi bisnis dari Tiongkok untuk berinvestasi di Indonesia
- Laporan Japan External Trade Organization (JETRO) menyatakan perusahaan asing yang berinvestasi di Indonesia bisa mendapatkan keuntungan hingga 70 persen
- Pemerintah memberikan fasilitas insentif untuk investasi antara lain tax holiday, tax allowance, investment allowance dan super tax deduction
RRI.CO.ID, Jakarta - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meyakinkan delegasi bisnis dari Tiongkok untuk berinvestasi di Indonesia. Karena pemerintah Indonesia memberikan berbagai fasilitas yang akan menguntungkan investor.
Ia juga menyebut laporan sebuah agensi Jepang terkait prospek keuntungan berinvestasi di Indonesia. "Laporan Japan External Trade Organization (JETRO) menyatakan perusahaan asing yang berinvestasi di Indonesia bisa mendapatkan keuntungan hingga 70 persen," kata Menko Airlangga dalam pertemuan yang berlangsung di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.
Karenanya, ia mengajak sebanyak 30 pelaku usaha Tiongkok yang hadir, untuk berinvestasi di sektor-sektor yang bernilai tambah tinggi. "Seperti industri tekstil, alas kaki, kemasan dari plastik, elektronik, kawasan industri, furnitur, hingga sektor pendidikan dan energi terbarukan," ucapnya.
Menko Airlangga juga mengatakan, pemerintah Indonesia memberikan berbagai fasilitas insentif bagi investasi. Diantaranya tax holiday hingga 100 persen tergantung jumlah investasinya.
Selain itu juga ada fasilitas tax allowance, investment allowance dan super tax deduction. "Kita ingin menjemput banyak perusahaan Tiongkok untuk membangun sektor otomotif," ujar Airlangga.
Dalam bidang otomotif, sambungnya, Indonesia sedang mendorong investasi di sektor semikonduktor. Sedangkan di sektor digital, pemerintah Indonesia akan menarik investasi di sektor infrastruktur fiber optik dan pusat data.
Menurut Menko Airlangga, hubungan kerja sama Indonesia-Tiongkok bukan hanya hubungan bilateral semata, tapi juga multilateral. "Kita juga punya ASEAN-China Free Trade sejak tahun 2010 serta Regional Comprehensive Economic Partnership dimana Tiongkok menjadi anggota," kata Airlangga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....