Empat Aplikasi Trading Komoditas yang Bisa Dicoba Tahun 2026

  • 18 Jul 2026 02:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Trading komoditas kini semakin mudah dilakukan melalui aplikasi di smartphone.
  • Investor tidak lagi harus datang ke perusahaan pialang karena transaksi dapat dilakukan secara online kapan saja. Beragam aplikasi juga menawarkan emas, perak, hingga instrumen global lainnya.
  • Kehadiran teknologi blockchain membuat akses terhadap berbagai kelas aset global menjadi semakin mudah melalui satu aplikasi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Trading komoditas kini semakin mudah dilakukan melalui aplikasi di smartphone. Investor tidak lagi harus datang ke perusahaan pialang karena transaksi dapat dilakukan secara online kapan saja. Beragam aplikasi juga menawarkan emas, perak, hingga instrumen global lainnya.

Selain berinvestasi pada komoditas, banyak investor juga mulai mencari cara beli saham Amerika sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio. Kehadiran teknologi blockchain membuat akses terhadap berbagai kelas aset global menjadi semakin mudah melalui satu aplikasi.

Di sisi lain, perkembangan teknologi blockchain juga melahirkan aplikasi investasi RWA yang memungkinkan pengguna memperoleh eksposur terhadap aset dunia nyata dalam bentuk token digital. Inovasi ini membuat investasi komoditas menjadi lebih fleksibel.

Agar tidak salah pilih menggunakan platform, berikut 5 aplikasi trading komoditas yang bisa kamu pertimbangkan, diantaranya adalah:

1. Pintu

Pintu adalah salah satu aplikasi investasi dan trading crypto yang menawarkan akses ke berbagai jenis aset dalam satu platform. Selain menyediakan lebih dari 300 aset crypto, seperti Bitcoin, Ethereum, Solana, XRP, dan berbagai aset digital lainnya, Pintu juga menghadirkan kategori Real World Assets (RWA) yang memungkinkan pengguna berinvestasi pada komoditas melalui teknologi blockchain.

Melalui fitur RWA, pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap berbagai aset dunia nyata yang telah di tokenisasi. Nilai token tersebut mengikuti aset acuannya sehingga investor dapat menikmati pergerakan harga komoditas tanpa harus membeli atau menyimpan aset fisik. Pendekatan ini membuat investasi komoditas menjadi lebih praktis dan mudah diakses oleh berbagai kalangan.

Saat ini, kategori komoditas yang tersedia di Pintu meliputi Tokenized Gold dan Tokenized Silver ETF. Kedua aset tersebut memberikan kesempatan kepada pengguna untuk berinvestasi pada emas maupun perak dalam bentuk token digital yang diperdagangkan melalui teknologi blockchain.

Untuk investasi komoditas dapat dimulai hanya dari Rp11.000. Seluruh transaksi dilakukan langsung menggunakan Rupiah sehingga pengguna tidak perlu melakukan konversi mata uang asing terlebih dahulu.

Selain itu, perdagangan dapat dilakukan selama 24 jam setiap hari, memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi dibandingkan jam perdagangan pada sebagian instrumen investasi konvensional. Bahkan Pintu juga menyediakan Saham AS Tokenisasi (tokenized US stocks) yang memungkinkan pengguna memperoleh eksposur terhadap saham perusahaan global seperti NVIDIA, Apple, Google, dll.

Seluruh saham tersebut tersedia dalam bentuk token digital yang didukung 1:1 oleh saham asli (underlying asset) sehingga investor dapat membeli saham Amerika langsung menggunakan Rupiah tanpa membuka akun broker luar negeri.

2. Nanovest

Menawarkan konsep investasi multi-aset yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai instrumen keuangan melalui satu aplikasi. Selain crypto, platform ini juga menyediakan berbagai produk investasi lain sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan dalam membangun portofolio.

Nanovest menghadirkan aplikasi dengan tampilan yang modern dan mudah dipahami. Proses pembukaan akun, verifikasi identitas, hingga transaksi dapat dilakukan secara praktis melalui perangkat Android maupun iOS.

Kemudahan penggunaan serta konsep investasi multi-aset menjadi salah satu alasan mengapa Nanovest semakin banyak digunakan oleh investor Indonesia. Bagi pengguna yang ingin mengelola berbagai instrumen investasi dalam satu aplikasi, Nanovest menjadi salah satu alternatif yang layak dipertimbangkan.

3. Finex

Salah satu perusahaan pialang berjangka di Indonesia yang menyediakan layanan perdagangan berbagai instrumen, termasuk komoditas. Melalui aplikasinya, pengguna dapat mengakses pasar secara online dan melakukan transaksi dari mana saja tanpa harus datang ke kantor pialang.

Platform ini menawarkan berbagai instrumen seperti logam mulia, energi, hingga produk derivatif lainnya yang diperdagangkan di pasar global. Dengan pilihan instrumen tersebut, investor memiliki lebih banyak alternatif untuk menyusun strategi sesuai kondisi pasar.

Finex juga menyediakan berbagai perangkat analisis seperti grafik harga, indikator teknikal, dan informasi pasar yang membantu trader mengambil keputusan. Kehadiran fitur tersebut menjadi nilai tambah bagi pengguna yang aktif melakukan trading jangka pendek maupun menengah.

Selain itu, Finex menghadirkan akun demo bagi pengguna yang ingin mempelajari cara kerja perdagangan komoditas sebelum menggunakan dana riil.

4. MIFX

Aplikasi trading yang cukup dikenal di Indonesia, khususnya bagi trader yang berfokus pada forex dan komoditas. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih praktis melalui perangkat seluler.

MIFX menyediakan akses ke berbagai instrumen komoditas, termasuk logam mulia yang banyak diminati sebagai aset lindung nilai. Pengguna juga memperoleh dukungan berbagai fitur analisis pasar, kalender ekonomi, berita keuangan, hingga notifikasi pergerakan harga yang membantu memantau kondisi pasar secara real-time.

Salah satu keunggulan MIFX adalah tersedianya materi edukasi bagi pengguna, mulai dari artikel, webinar, hingga pelatihan mengenai analisis teknikal dan fundamental. Dengan demikian, investor maupun trader pemula dapat meningkatkan pemahaman.

Selain mendukung transaksi melalui aplikasi Android dan iOS, MIFX juga terus mengembangkan layanannya agar proses trading menjadi lebih cepat, nyaman, dan mudah diakses oleh berbagai kalangan pengguna.

Bagaimana Memilih Aplikasi Trading Komoditas?

Setiap aplikasi trading komoditas menawarkan karakteristik yang berbeda. Karena itu, investor sebaiknya memilih platform yang sesuai dengan kebutuhan serta tujuan investasinya.

Bagi investor jangka panjang, kemudahan pembelian aset, biaya transaksi yang kompetitif, dan pilihan instrumen yang beragam biasanya menjadi pertimbangan utama. Sementara itu, trader aktif cenderung membutuhkan grafik harga yang lengkap, indikator teknikal, serta eksekusi transaksi yang cepat.

Selain fitur, aspek keamanan juga tidak boleh diabaikan. Pastikan aplikasi yang digunakan memiliki reputasi baik, menerapkan sistem keamanan yang memadai, dan menyediakan layanan pelanggan yang responsif apabila pengguna mengalami kendala.

Dari penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan perkembangan teknologi digital membuat investasi komoditas semakin mudah dijangkau oleh masyarakat.

Kini, berbagai aplikasi memungkinkan pengguna membeli atau memperdagangkan komoditas langsung dari smartphone tanpa harus melalui proses yang rumit. Setiap platform memiliki keunggulan masing-masing, sehingga pengguna dapat memilih aplikasi yang paling sesuai dengan kebutuhan investasinya.

Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.

Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....