KAI Layani 1.391.120 Penumpang dan Rawat 129 Sarana Kereta
- 11 Jul 2026 02:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia (KAI) melayani sebanyak 1.391.120 pelanggan di wilayah Sumatra Utara sepanjang paruh pertama tahun 2026.
- Balai Yasa Pulubrayan sukses menyelesaikan pemeliharaan berat terhadap 129 sarana perkeretaapian aktif demi menjaga keandalan armada operasional.
- Manajemen terus berkoordinasi secara aktif dengan pihak kementerian guna menyusun kajian komprehensif terkait rencana konektivitas Sumatra Utara-Aceh.
RRI.CO.ID, Medan - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengangkut sebanyak 1.391.120 pelanggan di Divisi Regional I (Divre I) Sumatra Utara. Perusahaan transportasi milik negara tersebut juga menuntaskan pemeliharaan berat terhadap 129 sarana perkeretaapian daerah setempat.
Realisasi volume penumpang pada paruh pertama tahun ini meningkat sekitar lima persen dibandingkan periode sebelumnya. Seluruh program perawatan armada kereta di fasilitas bengkel tersebut sukses diselesaikan sebesar 100 persen.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan keterangan resmi terkait kesiapan infrastruktur perkeretaapian regional. Manajemen KAI merilis data kinerja tersebut pada hari Jumat, 10 Juli 2026.
“Konektivitas Sumatra Utara–Aceh masih berada dalam proses kajian. KAI dapat memberikan dukungan berupa data operasi, kebutuhan sarana, proyeksi pelayanan, dan kemampuan teknis. Sementara proses tersebut berjalan, prioritas kami adalah memastikan layanan yang telah digunakan masyarakat di Sumatra Utara tetap aman dan andal,” ujar Anne.
Jaringan rel aktif sepanjang 476,460 kilometer sekarang membentang luas melewati 13 kabupaten maupun kota. Infrastruktur transportasi massal tersebut secara aktif menghubungkan 43 stasiun operasional pada wilayah Sumatra Utara.
Layanan kereta api Sribilah koridor Medan menuju Rantauprapat pergi pulang mencatatkan sebanyak 419.637 pelanggan. Sementara itu armada Putri Deli relasi Medan ke Tanjungbalai berhasil mengangkut hingga 649.892 orang.
Selanjutnya kereta Siantar Ekspres koridor Medan menuju Pematangsiantar melayani sebanyak 272.759 penumpang aktif daerah. Ketiga layanan utama tersebut mendominasi sekitar 96,5 persen dari total penumpang kereta api regional.
Anne menjelaskan rencana pengembangan jaringan transportasi massal demi mendukung kemudahan mobilisasi masyarakat Sumatra Utara. Balai Yasa Pulubrayan berperan menjaga keandalan armada kereta melalui perawatan periodik sejak tahun 1915.
“Pertumbuhan pelanggan menjadi data penting dalam merencanakan kapasitas dan pola pelayanan. Setiap rencana pengembangan jaringan harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat, kelayakan operasi, serta manfaat ekonomi dan sosial yang dapat dihasilkan,” kata Anne.
Fasilitas bengkel tersebut sukses melakukan perawatan berat terhadap lima unit lokomotif pada paruh pertama. Pekerja juga memperbaiki 18 kereta penumpang dan 102 unit gerbong barang milik operator negara.
Ia menambahkan keterangan perihal peningkatan keandalan seluruh sarana perkeretaapian aktif di wilayah Sumatra Utara. Pihak bengkel juga memodifikasi dua kereta ekskonservasi menjadi unit penolong darurat untuk antisipasi rintangan.
“Balai Yasa Pulubrayan menjaga ketersediaan sarana bagi layanan penumpang dan barang di Sumatra Utara. Kapasitas perawatan ini perlu dijaga dan dikembangkan secara bertahap mengikuti kebutuhan operasi serta arah kebijakan pemerintah,” ujar Anne.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung rencana strategis pemerintah. Pelayanan kereta api di wilayah tersebut mencatat total 141.799 pelanggan selama masa libur sekolah.
“KAI menjaga layanan di Sumatra Utara agar tetap andal sekaligus menyiapkan kemampuan teknis untuk mendukung kebijakan pemerintah. Apabila hasil kajian mengarah pada pengembangan konektivitas menuju Aceh, KAI siap menjalankan peran sesuai kewenangan dan penugasan yang diberikan,” kata Wisnu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....