Balai Yasa Manggarai Rampungkan Perawatan 246 Kereta

  • 11 Jul 2026 01:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Unit Pelaksana Teknis Balai Yasa Manggarai sukses merawat 246 unit kereta penumpang sepanjang paruh pertama tahun ini.
  • PT Kereta Api Indonesia terus mengoptimalkan keandalan sarana demi menjamin aspek keselamatan perjalanan seluruh pelanggan.
  • Pemerintah DKI Jakarta secara resmi menetapkan Menara Air Balai Yasa Manggarai sebagai bangunan cagar budaya baru.

RRI.CO.ID, Jakarta - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Yasa Manggarai sukses merampungkan perawatan berkala terhadap 246 unit kereta. Pencapaian kinerja tersebut setara dengan 102 persen dari program kerja yang menargetkan sebanyak 242 kereta.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan data kinerja pemeliharaan pada Jumat, 10 Juli 2026. Bengkel perawatan kereta di wilayah DKI Jakarta ini memastikan keandalan sarana demi keselamatan seluruh penumpang.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan alur kerja pemeriksaan sarana secara terperinci. Proses pemeliharaan tersebut mencakup pembongkaran komponen vital hingga uji coba sistem pengereman secara berkala.

“Pelanggan mungkin melihat sebuah kereta ketika sudah berada di peron dan siap diberangkatkan. Di Balai Yasa Manggarai, proses menyiapkan kereta tersebut berlangsung sejak pemeriksaan awal, pembongkaran komponen, perawatan badan kereta dan bogie, pengujian sistem pengereman serta kelistrikan, hingga pemeriksaan akhir. Seluruh tahapan diarahkan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan,” ujar Anne.

Bengkel bersejarah Hoofd-Werkplaats Manggarai mulai dibangun pada 1915 dan resmi beroperasi sejak tahun 1920. Kompleks industri perkeretaapian ini kini berfokus melayani perawatan kereta penumpang dan juga kereta pembangkit.

Dipo melaksanakan perawatan jangka pendek sedangkan balai yasa menangani pemeliharaan jangka panjang secara menyeluruh. Pemisahan badan kereta dan roda dilakukan agar teknisi dapat memeriksa seluruh sistem dengan detail.

Anne menerangkan bahwa pengujian berkala sangat berguna untuk menjaga kondisi sarana agar tetap andal. Komponen yang aus segera diperbaiki atau diganti sebelum kereta kembali dioperasikan untuk melayani masyarakat.

“Perawatan berkala berfungsi menjaga kondisi sarana tetap sesuai standar teknis. Komponen yang masih memenuhi ketentuan dirawat dan diuji, sedangkan komponen yang telah mencapai batas pemakaian diperbaiki atau diganti. Setelah seluruh pekerjaan selesai, kereta melewati pemeriksaan kualitas sebelum kembali dioperasikan,” ujar Anne.

Pemeliharaan mesin pembangkit daya berupa genset berhasil dituntaskan sebanyak 26 unit dari target 29 unit. Balai Yasa Manggarai juga menyelesaikan 302 pekerjaan perbaikan sarana perkeretaapian selama paruh pertama tahun ini.

Sebanyak 67 persen dari total pekerjaan perbaikan tersebut berkaitan erat dengan pembubutan serta penggantian roda. Modifikasi enam unit Kereta Ekonomi Kerakyatan juga rampung 100 persen demi mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026.

Pemasangan genset baru berkapasitas 650 kVA sukses diselesaikan pada empat unit kereta pembangkit milik KAI. Selain itu penyerapan anggaran kerja investasi perusahaan tercatat sudah mencapai angka 86,6 persen secara keseluruhan.

Menara Air Balai Yasa Manggarai kini telah ditetapkan resmi menjadi bangunan cagar budaya oleh pemerintah. Penetapan bersejarah tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 403 yang dirilis tahun 2025.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya memaparkan komitmen peningkatan kapasitas pelayanan masa depan. Perusahaan akan terus memperkuat kompetensi teknis sumber daya manusia dan pemanfaatan inovasi teknologi terkini.

“Balai Yasa Manggarai mempertemukan pengalaman lebih dari satu abad dengan kompetensi teknis yang terus berkembang. KAI akan melanjutkan peningkatan fasilitas, kemampuan Insan perawatan, penerapan teknologi, dan pengendalian mutu agar setiap sarana yang kembali melayani pelanggan berada dalam kondisi andal, aman, serta nyaman,” kata Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....