KAI Group Layani 258,99 Juta Pelanggan Sepanjang Semester I 2026
- 05 Jul 2026 00:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KAI Group berhasil mengangkut sebanyak 258,99 juta pelanggan sepanjang Semester I 2026.
- Perusahaan mendistribusikan puluhan juta ton komoditas logistik melalui angkutan barang berbasis rel.
- Manajemen KAI terus meningkatkan standar keselamatan dengan menutup ratusan perlintasan sebidang prioritas.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Group melayani sebanyak 258,99 juta pelanggan kereta api. Jumlah perjalanan tersebut mengalami kenaikan sebesar 7,55 persen jika dibandingkan dengan pencapaian periode sebelumnya.
Selain sektor angkutan penumpang, perusahaan juga berhasil mendistribusikan puluhan juta ton barang komoditas logistik. Layanan angkutan barang berbasis rel tersebut tercatat telah mencapai volume sebesar 32,50 juta ton.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin menjelaskan detail pencapaian kinerja operasional. Laporan resmi mengenai pertumbuhan kinerja masa angkutan ini dirilis secara tertulis pada Sabtu, 4 Juli 2026.
“Sepanjang Semester I 2026, KAI Group melayani 258,99 juta pelanggan. Angka ini menunjukkan bahwa kereta api semakin dipilih masyarakat untuk perjalanan yang aman, terjangkau, dan terintegrasi. Bagi KAI, pertumbuhan ini perlu selalu diikuti dengan peningkatan keselamatan, kualitas layanan, dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Bobby.
Layanan KAI Commuter tercatat melayani sebanyak 204.151.200 pelanggan sepanjang masa periode paruh pertama tahun. Sementara itu, kereta Lintas Rel Terpadu atau LRT Jabodebek berhasil mengangkut sebanyak 16.018.911 pelanggan.
Kereta Api Sangkuriang relasi Bandung menuju Ketapang mulai resmi dioperasikan sejak tanggal 1 Mei 2026. Selanjutnya, layanan Kereta Api Pandalungan 2 rute Gambir menuju Jember mulai berjalan pada 18 Juni 2026.
Stasiun Jakarta International Stadium mulai melayani naik turun pelanggan Commuter Line sejak tanggal 22 Juni 2026. Selain itu, Kereta Api Rajabasa juga mengalami peningkatan stamformasi rangkaian guna menambah kapasitas daya angkut.
Bobby menjelaskan bahwa setiap kelompok pelanggan kereta api memiliki kebutuhan perjalanan yang sangat spesifik. Layanan baru Kereta Petani Pedagang di lintas Rangkasbitung menuju Merak tercatat telah melayani puluhan ribu pelanggan.
“KAI Group terus memperkuat layanan sesuai karakter pelanggan di masing-masing segmen. Ada pelanggan komuter yang membutuhkan ketepatan dan kapasitas, pelanggan antarkota yang membutuhkan kenyamanan, pelanggan wisata yang mencari pengalaman perjalanan, serta masyarakat daerah yang membutuhkan transportasi publik yang terjangkau,” kata Bobby.
Sektor angkutan barang berbasis rel tercatat berhasil mendistribusikan muatan sebanyak 32.498.043 ton logistik nasional. Sebanyak 1.080 gerbong datar juga didatangkan untuk memperkuat kapasitas angkutan batu bara di Sumatra.
Ia menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas paling utama bagi perusahaan. Langkah penataan tersebut dilakukan secara konsisten melalui koordinasi intensif bersama dengan berbagai pemerintah daerah.
“Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap layanan KAI. Penutupan 172 perlintasan prioritas merupakan langkah penting untuk menekan potensi risiko di jalur kereta api. KAI akan terus memperkuat koordinasi agar penataan perlintasan berjalan baik dan memberi perlindungan lebih besar bagi masyarakat,” kata Bobby.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh pelanggan setia. Perusahaan juga berkomitmen untuk mempercepat program transformasi energi ramah lingkungan menuju penggunaan bahan bakar B50.
“Terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah menjadikan kereta api sebagai bagian dari perjalanan sehari-hari. KAI Group akan terus menjaga kepercayaan ini melalui layanan yang semakin aman, nyaman, mudah diakses, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia,” kata Wisnu Pramudya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....