Tiga Stasiun Hubungkan Pelabuhan Layani 3,88 Juta Penumpang
- 04 Jul 2026 23:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia mencatat kenaikan jumlah pelanggan di tiga stasiun kereta api yang terhubung dengan pelabuhan penumpang.
- Stasiun Merak dan Stasiun Ketapang berfungsi menghubungkan penumpang kereta api menuju penyeberangan feri antarpulau.
- Stasiun Tanjung Priok melayani jutaan pergerakan penumpang yang terintegrasi dengan terminal kapal laut di Jakarta Utara.
RRI.CO.ID, Merak - Tiga stasiun kereta api yang terhubung pelabuhan melayani 3.880.577 pergerakan pelanggan sepanjang Semester I 2026. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 5,12 persen dibandingkan dengan capaian pada periode sama tahun 2025.
Kinerja positif antarmoda ini tercatat pada stasiun Merak Banten, Ketapang Banyuwangi, serta Tanjung Priok Jakarta. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengelola jaringan transportasi kereta yang menghubungkan pelabuhan laut.
Pernyataan mengenai perkembangan konektivitas antarmoda ini disampaikan oleh Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba. Stasiun Merak di Provinsi Banten mencatat sebanyak 306.571 pelanggan masuk sepanjang paruh pertama tahun ini.
“Tidak semua pelabuhan memiliki layanan penumpang. Karena itu, stasiun yang terkoneksi dengan pelabuhan penyeberangan orang dan terminal penumpang kapal laut memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat melanjutkan perjalanan antarmoda secara lebih mudah,” ujar Anne.
Selain itu, terdapat sejumlah 331.640 pelanggan keluar yang tercatat melalui stasiun ujung barat Jawa tersebut. KAI merilis data perkembangan angkutan penumpang kereta api tersebut pada hari Sabtu, 4 Juli 2026.
Layanan kereta api lokal tersebut juga menghadirkan fasilitas khusus berupa gerbong Kereta Petani Pedagang. Fasilitas transportasi sosial ini telah melayani sebanyak 26.074 pelanggan sepanjang paruh pertama tahun ini.
Mengenai pentingnya layanan kereta lokal tersebut bagi warga sekitar pelabuhan turut dijelaskan oleh Anne. Tercatat pula sebanyak 2.414.115 pelanggan reguler telah menggunakan layanan Commuter Line lintas barat tersebut.
“Lintas Rangkasbitung–Merak memiliki peran yang dekat dengan kebutuhan harian masyarakat. Ada pelanggan yang bekerja, berdagang, membawa hasil pertanian, berwisata, hingga melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Merak,” kata Anne.
Sementara itu, stasiun Ketapang di Banyuwangi menjadi simpul penting menuju Pelabuhan Ketapang penyeberangan Bali. Stasiun kereta api ujung timur Jawa tersebut melayani sebanyak 191.115 pelanggan naik selama periode ini.
Sebanyak 211.347 pelanggan tercatat turun dari kereta api pada stasiun kereta api Ketapang tersebut. Total pergerakan penumpang di area stasiun Ketapang tersebut mencapai 402.462 orang sepanjang paruh pertama.
Kinerja positif angkutan penumpang kereta api juga terlihat pada stasiun Tanjung Priok Jakarta Utara. Stasiun bersejarah ini mencatat sebanyak 1.488.531 pelanggan gate in sepanjang paruh pertama tahun ini.
Rencana penguatan kualitas layanan transportasi terintegrasi tersebut dipaparkan oleh Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya. Stasiun Tanjung Priok tersebut juga mencatat sebanyak 1.351.373 pelanggan gate out pada periode sama.
“KAI akan terus memperkuat layanan di stasiun-stasiun yang memiliki peran strategis bagi konektivitas antarmoda. Merak, Ketapang, dan Tanjung Priok menunjukkan bahwa kereta api dapat menjadi penghubung penting menuju perjalanan laut, baik untuk penyeberangan orang maupun kapal penumpang antarpulau,” kata Wisnu Pramudya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....