KAI Melayani 308.874 Wisatawan Mancanegara pada Semester I 2026

  • 04 Jul 2026 22:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia melayani sebanyak 308.874 wisatawan mancanegara sepanjang paruh pertama tahun 2026.
  • Jumlah perjalanan penumpang internasional pada paruh pertama tahun ini mencatatkan kenaikan sebesar 2,54 persen.
  • Stasiun Gambir menjadi stasiun keberangkatan turis mancanegara tertinggi dengan jumlah sebanyak 50.067 orang pelanggan.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah melayani sebanyak 308.874 wisatawan mancanegara sepanjang Semester I 2026. Jumlah perjalanan turis asing tersebut mengalami peningkatan sebesar 2,54 persen dibanding periode Semester I 2025.

Volume penumpang asing pada enam bulan pertama tahun lalu tercatat mencapai sebanyak 301.219 orang. Moda transportasi kereta api jarak jauh kini semakin diminati oleh para pelancong dari mancanegara.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memberikan penjelasan terkait peningkatan jumlah kunjungan wisatawan asing. Data kunjungan turis asing tercatat sebanyak 300.708 orang pada 2022 dan meningkat menjadi 580.995 orang.

“Kereta api memberi pengalaman perjalanan yang khas. Wisatawan dapat menikmati pemandangan sawah, pegunungan, sungai, perkotaan, hingga kawasan heritage dari balik jendela kereta. Perjalanan menjadi bagian dari cerita liburan mereka di Indonesia,” ujar Anne.

Jumlah pelancong internasional tersebut terus tumbuh hingga mencapai angka sebanyak 669.226 orang pada tahun 2024. Volume tersebut kemudian meningkat kembali hingga menyentuh angka sebesar 694.123 wisatawan pada tahun 2025.

Secara akumulatif volume perjalanan turis asing tersebut tercatat tumbuh sebesar 130,83 persen selama periode tiga tahun. Pihak manajemen menyampaikan laporan statistik perjalanan liburan tersebut secara resmi pada hari Sabtu, 4 Juli 2026.

Stasiun Gambir dan Yogyakarta mencatatkan keberangkatan masing-masing sebanyak 50.067 serta 49.202 orang turis asing. Stasiun Bandung menyusul dengan melayani sebanyak 28.078 wisatawan asing pada periode enam bulan tersebut.

Stasiun Pasarsenen melayani sebanyak 16.980 pelanggan disusul Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 15.514 orang turis. Stasiun Semarang Tawang mencatatkan volume keberangkatan penumpang dari mancanegara sebanyak 11.668 orang pada Semester I.

Stasiun Malang dan Surabaya Pasar Turi melayani keberangkatan masing-masing sebanyak 9.881 serta 7.899 penumpang. Stasiun Cirebon dan Probolinggo menyumbang keberangkatan penumpang asing masing-masing sebanyak 6.474 serta 6.152 orang.

Anne menerangkan bahwa kontribusi sepuluh stasiun utama tersebut mencapai sebanyak 201.915 pelanggan atau sebesar 65,37 persen. Manajemen juga meningkatkan kualitas layanan sarana melalui pemesanan tiket digital yang menggunakan aplikasi Access by KAI.

“KAI melihat perjalanan wisatawan mancanegara dengan kereta api sebagai bagian dari promosi pesona Indonesia. Setiap lintas menghadirkan pengalaman berbeda, mulai dari panorama alam, wajah kota, keramahan layanan, hingga kemudahan akses menuju destinasi wisata,” kata Anne.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menyampaikan komitmen perusahaan untuk mendukung ekosistem pariwisata. Perjalanan tersebut memberi dampak positif bagi aktivitas hotel, kuliner, transportasi, serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kereta api menjadi penghubung yang mempertemukan wisatawan dengan banyak cerita tentang Indonesia. KAI akan terus menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan agar semakin banyak wisatawan mancanegara memilih kereta api sebagai bagian dari liburannya,” kata Wisnu Pramudya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....