KAI Siapkan SF12 di Stasiun Bogor dengan Pelanggan Tertinggi
- 04 Jul 2026 02:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia menyiapkan operasional rangkaian 12 kereta guna mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat.
- Stasiun Bogor mencatatkan total pergerakan pelanggan tertinggi mencapai 18.451.462 orang sepanjang semester I 2026.
- Pihak perusahaan menargetkan proyek pembangunan peron jalur enam, tujuh, dan delapan selesai pada 15 Juli 2026.
RRI.CO.ID, Bogor - PT Kereta Api Indonesia menyiapkan operasional rangkaian 12 kereta untuk meningkatkan kapasitas Stasiun Bogor. Langkah ini dilakukan karena stasiun tersebut melayani pergerakan pelanggan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line paling tinggi.
Stasiun Bogor mencatatkan sebanyak 18.451.462 pergerakan pelanggan kereta komuter sepanjang periode Januari hingga Juni 2026. Jumlah tersebut mencakup sebanyak 9.371.057 pelanggan masuk serta sebanyak 9.080.405 pelanggan keluar dari stasiun.
Rata-rata pergerakan harian pelanggan KRL di stasiun tersebut mencapai angka sekitar 101.942 orang setiap hari. Posisi kedua ditempati oleh Stasiun Tanah Abang yang mencatat sebanyak 17.291.480 pergerakan pelanggan KRL.
Stasiun Sudirman menempati urutan berikutnya dengan mencatatkan total pergerakan sebanyak 13.078.339 pelanggan kereta komuter. Selanjutnya Stasiun Citayam mencatat sebanyak 11.465.614 pergerakan sedangkan Stasiun Bekasi melayani sebanyak 11.425.878 pelanggan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memberikan penjelasan mengenai tingginya mobilitas masyarakat tersebut. Pihak perusahaan merilis data pencapaian operasional tersebut pada hari Jumat, 3 Juli 2026.
“Stasiun Bogor melayani pergerakan pelanggan KRL tertinggi sepanjang semester I 2026. Karena itu, pengembangan peron jalur 6, 7, dan 8 menjadi bagian penting untuk menyiapkan kapasitas layanan yang lebih besar, terutama dalam mendukung operasional rangkaian KRL Commuter Line 12 kereta atau SF12,” ujar Anne.
Volume pelanggan bulanan tercatat sebanyak 3.045.950 pada Januari kemudian sebanyak 2.665.471 pada bulan Februari. Selanjutnya pergerakan pelanggan tercatat mengalami kenaikan hingga menyentuh angka sebanyak 3.248.710 orang pada Maret.
Arus pergerakan berlanjut dengan mencatat sebanyak 3.139.775 pelanggan pada April dan 3.151.673 orang pada Mei. Tren pergerakan tersebut terus meningkat hingga menyentuh angka sebanyak 3.199.883 pelanggan pada periode Juni.
Anne menjelaskan bahwa lintas Bogor Line merupakan salah satu jalur utama yang sangat diminati. Beberapa stasiun lain seperti Depok Baru, Bojonggede, Cilebut, dan Depok juga mencatat mobilitas sangat tinggi.
“Bogor Line menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk perjalanan harian. Dengan kesiapan SF12, kapasitas layanan dalam satu perjalanan dapat meningkat dan proses naik-turun pelanggan di Stasiun Bogor dapat lebih tertata,” kata Anne.
Proyek pengembangan peron jalur enam, tujuh, dan delapan ditargetkan rampung sepenuhnya pada 15 Juli 2026. KAI memasang overcapping atau kanopi di peron guna meningkatkan kenyamanan para pelanggan dari panas dan hujan.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menegaskan komitmen nyata perusahaan dalam pelayanan publik. Uji coba beban dengan menggunakan lokomotif telah dilaksanakan oleh pihak perusahaan pada tanggal 29 Juni 2026.
“KAI berkomitmen menghadirkan peningkatan layanan yang langsung dirasakan pelanggan. Fokus kami adalah kapasitas yang lebih siap, alur perjalanan yang lebih nyaman, serta konektivitas yang semakin mudah bagi masyarakat pengguna transportasi publik,” kata Wisnu Pramudya.
KAI melanjutkan kegiatan tersebut dengan melakukan uji coba operasional kereta komuter pada tanggal 1 Juli 2026. Konektivitas antara Stasiun Bogor dan Stasiun Bogor Paledang terus dipersiapkan bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....