Kereta Petani Pedagang Layani 26.074 Penumpang Semester I 2026

  • 02 Jul 2026 23:26 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kereta Petani Pedagang melayani sebanyak 26.074 pelanggan sepanjang Semester I 2026.
  • Balai Yasa Surabaya Gubeng memodifikasi armada kereta khusus untuk mendukung mobilitas pelaku usaha.
  • PT KAI mencatatkan pertumbuhan positif pada jumlah pengguna jasa transportasi lokal di Banten.

RRI.CO.ID, Rangkasbitung - Kereta Petani Pedagang lintas Rangkasbitung menuju Merak telah melayani sebanyak 26.074 pelanggan selama Semester I 2026. Layanan kereta api ini menjadi ruang perjalanan aman bagi masyarakat kecil yang membawa barang dagangan.

Total penumpang yang memanfaatkan moda transportasi khusus tersebut mencapai 30.189 orang sejak awal beroperasi. Catatan tersebut mencakup 4.115 pelanggan awal ditambah akumulasi ribuan penumpang sepanjang semester pertama ini.

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Anne Purba memaparkan operasional kereta tersebut. Laporan kinerja pelayanan tersebut dirilis kepada publik pada Kamis, 2 Juli 2026.

“Kereta Petani Pedagang hadir dari kebutuhan masyarakat yang sangat riil. Di lintas Rangkasbitung–Merak, banyak pelanggan menggunakan kereta api untuk bekerja, berdagang, membawa hasil bumi, dan menghidupi ekonomi keluarga. KAI ingin perjalanan mereka lebih tertib, nyaman, dan tetap memperhatikan keselamatan,” ujar Anne.

Modifikasi gerbong kereta khusus tersebut merupakan karya nyata dari para pekerja di Balai Yasa Surabaya Gubeng. Sarana transportasi ini disesuaikan untuk mengangkut hasil pertanian serta bahan dagangan para pelaku usaha kecil.

Anne menjelaskan bahwa keberadaan armada kereta khusus ini memberikan manfaat nyata bagi kehidupan ekonomi warga. Para petani lokal dapat membawa hasil bumi secara mudah dengan ongkos perjalanan yang lebih terukur.

“Di balik angka pelanggan, ada cerita tentang warga yang berangkat sejak pagi, membawa hasil kebun, barang dagangan, dan harapan untuk keluarganya. Karena itu, layanan ini kami tempatkan sebagai bagian dari peran kereta api dalam mendukung ekonomi rakyat di daerah,” kata Anne.

Lintas Rangkasbitung menuju Merak juga menjadi jalur penting bagi operasional kereta api lokal di Banten. Layanan transportasi massal ini menghubungkan mobilitas harian warga hingga ke pelabuhan penyeberangan antarpulau utama.

Perusahaan mencatat volume penumpang kereta api lokal selalu mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun belakangan. Jumlah pelanggan angkutan kereta api lokal tersebut bertambah sebanyak 846.020 orang atau tumbuh sebesar 23,39%.

Layanan kereta api lokal lintas Rangkasbitung menuju Merak melayani sebanyak 3.617.478 pelanggan pada 2023. Angka itu terus meningkat hingga mencapai 4.269.154 orang pada 2024 dan 4.463.498 orang pada 2025.

Kereta api lokal tersebut melayani sebanyak 2.414.115 pelanggan sepanjang bulan Januari sampai Juni 2026. Realisasi tersebut naik sebesar 9,40% dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu yang mencapai 2.206.671 orang.

Anne menegaskan bahwa pertumbuhan jumlah pelanggan kereta lokal membuktikan tingginya kepercayaan masyarakat di wilayah Banten. Layanan kereta api menjadi sarana penghubung aktivitas harian mulai dari pekerjaan hingga kegiatan perdagangan.

“KAI melihat lintas Rangkasbitung–Merak sebagai jalur yang memiliki nilai sosial, ekonomi, dan konektivitas yang kuat. Pertumbuhan pelanggan KA Lokal dan hadirnya Kereta Petani Pedagang memperlihatkan bahwa layanan kereta api semakin menyatu dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari,” ujar Anne.

Executive Vice President Corporate Secretary PT KAI Wisnu Pramudya mengapresiasi loyalitas seluruh masyarakat dalam menggunakan kereta. Perusahaan berkomitmen terus menjaga aspek keselamatan dan meningkatkan mutu pelayanan jasa angkutan massal tersebut.

“Kami berterima kasih kepada pelanggan yang terus menggunakan kereta api secara tertib. KAI akan terus mendengarkan kebutuhan masyarakat agar layanan yang dihadirkan semakin relevan bagi perjalanan, pekerjaan, konektivitas, dan kehidupan ekonomi warga,” kata Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....