Jumlah Pelanggan Stasiun Cepu Meningkat 22,90 Persen

  • 28 Jun 2026 01:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Layanan kereta api lokal dan antarkota membantu konektivitas wilayah strategis di Kabupaten Blora.
  • KAI berkomitmen mempertahankan keandalan fasilitas stasiun guna mendorong pengembangan potensi ekonomi daerah.
  • Stasiun Cepu melayani 281.706 pelanggan naik dan turun sepanjang periode Januari hingga Mei 2026.

RRI.CO.ID, Blora - Stasiun Cepu melayani 281.706 pelanggan naik dan turun selama periode Januari sampai Mei 2026. Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 22,90 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Volume pengguna jasa yang berangkat dari stasiun tersebut mencapai 138.786 orang sepanjang lima bulan. Sementara itu jumlah penumpang yang datang tercatat sebanyak 142.920 orang pada masa yang sama.

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (KAI) Anne Purba menjelaskan perkembangan itu. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk Kecamatan Cepu mencapai 77.272 jiwa pada 2024.

“Cepu memperlihatkan bagaimana satu stasiun dapat menjadi titik temu pekerjaan, pendidikan, perdagangan, dan wisata. KAI menjaga Stasiun Cepu sebagai akses yang andal bagi masyarakat Blora dan wilayah sekitarnya agar aktivitas ekonomi daerah semakin terhubung dengan kota-kota lain di Pulau Jawa,” ujar Anne.

Kelompok penduduk usia produktif antara 15 sampai 64 tahun di wilayah tersebut berjumlah 53.537 jiwa. Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) mengelola kilang tertua.

Anne kemudian memaparkan nilai penting keberadaan transportasi kereta api untuk menyokong perekonomian daerah setempat. Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perhutani Cepu memiliki hutan produksi seluas 33.017,09 hektare tanaman jati.

“Ketika akses kereta api semakin mudah, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan perjalanan. Pelaku usaha lokal dapat bergerak lebih fleksibel, pekerja dan pelajar memiliki akses yang lebih pasti, sedangkan wisatawan dapat menjangkau destinasi daerah dengan lebih nyaman,” kata Anne.

Kecamatan Cepu juga menghasilkan komoditas hortikultura berupa cabai rawit sebanyak 111,5 kuintal pada 2024. Selain itu daerah tersebut memproduksi buah melon sebanyak 120 kuintal dan bawang merah 80 kuintal.

Stasiun Cepu melayani perjalanan Kereta Api (KA) Blora Jaya dengan relasi Semarang Poncol menuju Cepu. Layanan angkutan kereta api lokal lainnya adalah Commuter Line Blorasura dengan rute Surabaya Pasar Turi menuju Cepu.

Heritage Trainz Loco Tour beroperasi di kawasan wisata sejarah depo lokomotif Jalan Sorogo Cepu. Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menyatakan hal tersebut pada Sabtu, 27 Juni 2026.

“KAI ingin pertumbuhan pelanggan di Cepu memberi dampak pada ruang ekonomi yang lebih luas. Stasiun Cepu akan terus kami jaga sebagai simpul layanan yang aman, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung potensi Blora dari tingkat lokal hingga lintas wilayah,” kata Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....