KA Kertanegara Layani 168.085 Penumpang Relasi Malang-Purwokerto

  • 28 Jun 2026 00:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Layanan lintas Jawa Tengah ini memberikan kemudahan mobilitas sekaligus mendorong roda perekonomian wilayah setempat secara nyata.
  • Pihak manajemen mengimbau calon pelanggan agar merencanakan pemesanan tiket lebih awal melalui berbagai kanal resmi.
  • PT Kereta Api Indonesia mencatat lonjakan jumlah penumpang Kereta Api Kertanegara sepanjang Januari hingga Mei 2026.

RRI.CO.ID, Malang - Kereta Api Kertanegara relasi Malang menuju Purwokerto melayani 168.085 pelanggan sepanjang Januari hingga Mei 2026. Pencapaian tersebut tumbuh 5,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 159.637 orang.

Layanan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghubungkan masyarakat melalui lintas tengah Pulau Jawa. Layanan kereta kelas eksekutif dan ekonomi premium ini mulai beroperasi sejak 10 Maret 2021.

“KA Kertanegara memberi pelanggan pilihan perjalanan yang nyaman untuk menjangkau Malang, Blitar, Kediri, Madiun, Solo, Yogyakarta, Kebumen, hingga Purwokerto. Relasi ini relevan bagi keluarga, pelajar, mahasiswa, pekerja, pelaku usaha, dan wisatawan yang membutuhkan transportasi terjadwal serta terhubung antarwilayah,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, Sabtu, 27 Juni 2026.

Jumlah pelanggan kereta pada bulan Maret 2026 tercatat mencapai 41.282 orang oleh pihak manajemen. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 65,94 persen dibandingkan periode Maret tahun lalu sebanyak 24.877 orang.

Sementara itu, jumlah penumpang pada bulan Mei 2026 juga mengalami kenaikan menjadi 35.807 orang. Pada periode Mei tahun sebelumnya, pelayanan transportasi massal ini mencatatkan angka sebanyak 31.811 pelanggan.

Nama kereta ini terinspirasi dari sosok Raja Kertanagara yang merupakan pemimpin terakhir Kerajaan Singasari. Raja tersebut memerintah wilayah Malang Raya dan sekitarnya sekitar tahun 1268 hingga tahun 1292.

Rangkaian perjalanan tersebut melintasi Stasiun Malang, Malang Kotalama, serta Kepanjen pada wilayah Malang Raya. Kereta api ini selanjutnya melewati stasiun wilayah Wlingi, Blitar, Tulungagung, Kediri, Kertosono, Nganjuk, Caruban, dan Madiun.

Saat memasuki Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, armada berhenti di Sragen serta Solo Balapan. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju Stasiun Klaten dan Yogyakarta untuk melayani mobilitas masyarakat luas.

Perjalanan kemudian diteruskan menuju arah barat melewati stasiun di wilayah Kutoarjo serta kawasan Kebumen. Armada tersebut akhirnya mengakhiri perjalanan panjang lintas tengah Jawa setelah singgah di Kroya dan Purwokerto.

Anne menjelaskan keberadaan layanan angkutan massal tersebut turut memberikan banyak manfaat bagi perekonomian lokal. KAI menyarankan calon penumpang memesan tiket kereta api jauh hari sebelum memasuki masa liburan.

“Setiap stasiun pemberhentian memiliki cerita dan manfaat bagi daerahnya. Ada pelanggan yang menuju kampus, bertemu keluarga, bekerja, berwisata, atau menjalankan usaha. KAI ingin perjalanan dengan KA Kertanegara terasa menyenangkan sejak berangkat, nyaman selama di perjalanan, dan memberi nilai bagi kota-kota yang dilalui,” kata Anne.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya memberikan imbauan tambahan terkait reservasi tiket. Informasi jadwal perjalanan serta pemesanan tiket dapat diakses secara daring melalui aplikasi Access by KAI.

“Melalui KA Kertanegara, perjalanan Malang–Purwokerto dapat dinikmati dengan lebih santai, aman, dan terjadwal. Kami berharap layanan ini terus menjadi pilihan masyarakat untuk menjelajahi lintas tengah Jawa,” kata Wisnu Pramudya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....