Danantara Buka Peluang Hilirisasi Riset Kampus hingga Industri Kreatif
- 27 Jun 2026 14:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Danantara Buka Peluang Hilirisasi Riset Kampus hingga Industri Kreatif
- inovasi dari kampus dapat menjadi fondasi pengembangan berbagai sektor strategis di luar mineral.
- hasil riset dan inovasi yang lahir dari perguruan tinggi dapat dikembangkan bersama Danantara
RRI.CO.ID, Jakarta – Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani mengajak perguruan tinggi memperkuat kolaborasi hilirisasi hasil riset mendukung ekonomi nasional. Menurutnya, inovasi dari kampus dapat menjadi fondasi pengembangan berbagai sektor strategis di luar mineral.
Rosan mengatakan hilirisasi menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk mendorong investasi sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi. "Responnya juga sangat baik karena hilirisasi ini adalah salah satu prioritas, bukan hanya dari investasi, tetapi juga dari pertumbuhan perekonomian kita," kata Rosan dalam Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 di Jakarta, Sabtu 27 Juni 2026.
Rosan menjelaskan, kontribusi investasi hilirisasi terhadap total foreign direct investment (FDI) di Indonesia terus meningkat. Jika sebelumnya sekitar 25 persen, kini telah mencapai sekitar 30 persen dari total investasi asing yang masuk.
Menurut Rosan, selama ini investasi hilirisasi masih didominasi sektor mineral. Namun, sesuai arahan Presiden, Danantara mulai memperluas investasi ke sektor perikanan, kelautan, perkebunan, dan pertanian.
"Kami juga mengupayakan semaksimal mungkin investasi di bidang hilirisasi yang pada saat ini mungkin masih berfokus di mineral. Sesuai arahan Bapak Presiden, kami akan mengembangkan ke bidang perikanan, kelautan, perkebunan, dan juga pertanian," ujarnya.
Rosan mencontohkan investasi pada sektor kelapa sawit dan kelapa yang nilainya belum sebesar sektor mineral. Tetapi mampu menyerap sekitar 10 ribu tenaga kerja.
Rosan berharap perguruan tinggi dapat memberikan masukan agar proses hilirisasi semakin efisien, produktif, dan memberikan nilai tambah . "Kami mengharapkan sekali masukan dari seluruh universitas agar hilirisasi ini bisa menjadi lebih baik, lebih efisien, dan juga lebih produktif ke depannya," ujarnya.
Sementara itu, Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto mengatakan Danantara membuka ruang kolaborasi bagi berbagai hasil penelitian perguruan tinggi. "Berbagai penelitian-penelitian yang berjalan itu diundang untuk bisa berinteraksi dengan Danantara," kata Brian.
Ia berharap hasil riset dan inovasi yang lahir dari perguruan tinggi dapat dikembangkan bersama Danantara. Sehingga memiliki nilai komersial dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat maupun industri nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....