KAI Group Layani 214.045.803 Pelanggan hingga Mei 2026

  • 26 Jun 2026 00:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia (KAI) melayani sebanyak 214.045.803 pelanggan sepanjang periode Januari hingga Mei 2026.
  • Perusahaan mengoptimalkan layanan kereta api di sekitar kawasan pelabuhan untuk mendukung konektivitas laut dan darat.
  • Sinergi transportasi antarmoda tersebut memperlancar mobilitas masyarakat serta memperkuat sistem logistik nasional di Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melayani sebanyak 214.045.803 pelanggan di berbagai wilayah operasi tanah air. Pencapaian tersebut mengalami peningkatan sebesar 7,2 persen jika dibandingkan dengan kinerja pada periode sebelumnya.

Manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) merilis data kinerja tersebut pada hari Kamis, 25 Juni 2026. Momentum peringatan Hari Pelaut Sedunia menjadi pijakan penting guna melihat konektivitas transportasi laut dan darat.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memaparkan peran penting konektivitas dalam wilayah kepulauan. Indonesia merupakan negara kepulauan besar yang memiliki total sebanyak 17.380 pulau di seluruh wilayahnya.

“Di negara kepulauan, perjalanan sering kali bersambung dari laut ke darat, atau dari darat ke laut. Kereta api hadir pada bagian darat dari perjalanan itu. Perannya dekat dengan masyarakat, karena membantu pelanggan menjangkau kota, kawasan ekonomi, wisata, dan simpul transportasi lain,” ujar Anne.

Stasiun Merak di Provinsi Banten menjadi simpul transportasi utama yang menghubungkan perjalanan darat dengan laut. Layanan Commuter Line Merak relasi Rangkasbitung menuju Merak tercatat telah melayani sebanyak 1.978.799 pelanggan.

Anne menyatakan bahwa integrasi antarmoda di pelabuhan sangat membantu mobilitas masyarakat yang melakukan penyeberangan. Volume pengguna kereta api lintas tersebut bahkan mencapai angka sebesar 77.552.716 pelanggan sepanjang tahun 2025.

“Di Merak, masyarakat dapat melihat bagaimana perjalanan kereta api bertemu dengan layanan penyeberangan. Pelanggan bisa datang dari wilayah darat, turun di sekitar kawasan Merak, lalu melanjutkan perjalanan ke pulau berikutnya,” kata Anne.

Stasiun Ketapang di Banyuwangi juga menjadi contoh nyata integrasi antara kereta api dengan pelabuhan. Stasiun di ujung timur Jawa tersebut melayani sebanyak 320.232 pelanggan sepanjang Januari hingga Mei 2026.

Sementara itu, layanan Commuter Line lintas Tanjung Priok terus mencatatkan pertumbuhan penumpang secara signifikan. Perjalanan kereta api pada lintas tersebut telah melayani sebanyak 1.468.660 pelanggan hingga akhir Mei 2026.

Anne menambahkan bahwa kehadiran kereta api perkotaan sangat krusial bagi mobilitas masyarakat di Jakarta Utara. Jumlah pengguna pada koridor pelabuhan tersebut tercatat mencapai sebanyak 3.531.311 orang sepanjang tahun 2025.

“Di Tanjung Priok, kereta api menjadi bagian dari mobilitas harian masyarakat perkotaan. Layanan ini digunakan pelanggan untuk bekerja, beraktivitas, mengakses kawasan permukiman, serta menjangkau area yang dekat dengan pelabuhan dan pusat ekonomi,” ujar Anne.

Dua stasiun utama di Semarang melayani sebanyak 3.163.617 pelanggan sepanjang periode Januari sampai Mei 2026. Sementara itu, Stasiun Plabuan di Kabupaten Batang mencatat aktivitas sebanyak 398 pelanggan pada April hingga Mei.

Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya memaparkan kelancaran distribusi logistik nasional. Volume angkutan barang berbasis rel tercatat mencapai sebanyak 26.486.417 ton sepanjang Januari hingga Mei 2026.

“Pada layanan barang, kereta api membantu menghadirkan kapasitas besar dan jadwal yang lebih terukur. Bagi pelaku usaha, kepastian jadwal dan kapasitas menjadi penting. Bagi masyarakat, kelancaran distribusi ikut berpengaruh pada ketersediaan barang dan aktivitas ekonomi daerah,” kata Wisnu Pramudya.

Stasiun Tanjungkarang di Bandar Lampung juga melayani sebanyak 322.451 pelanggan sepanjang periode lima bulan pertama. Sinergi transportasi tersebut diharapkan dapat terus memperkuat sistem logistik nasional di seluruh kepulauan Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....